‘ Opensource ’ Category

Rilis Linux OpenSUSE 11.0

tidak ada komentar, Jun 20, 2008

download-opensuse1 Rilis Linux OpenSUSE 11.0

Setelah menanti selama beberapa bulan, akhirnya hari ini, 19 Juni 2008, openSUSE 11.0 secara resmi diluncurkan. openSUSE 11.0 merupakan satu lompatan besar dari versi openSUSE 10.3 dan mengusung berbagai perbaikan dan perubahan untuk kenyamanan pengguna.

Media layout

openSUSE 11.0 hanya akan menyertakan LiveCD Install dan DVD Install. Tidak ada non-live 1-cd. LiveCD tersedia baik untuk KDE maupun Gnome dan baik untuk arsitektur processor 32 bit, 64 bit maupun ppc. KDE LiveCD akan dijalankan dalam desktop manager KDE 4, sedangkan Gnome menggunakan paket Gnome 2.22. LiveCD memuat aplikasi desktop, sedangkan aplikasi khusus server disertakan pada paket DVD. Paket DVD juga akan memuat KDE 3.5, Desktop XFCE, Icewm, FVWM2, Gnome/KDE, pilihan untuk instalasi berbasis teks atau instalasi komponen server tertentu dan dukungan bahasa (localization), Adobe Flash, Sun Java dan beberapa paket proprietary.
Lanjut baca … »

OpenSuse 11.0, an Ubuntu killer’s ?

13 komentar, Jun 08, 2008

Open Suse 11.0, an Ubuntu killer’s, The Mercedes Benz to Ubuntu’s Volkswagen :p


 OpenSuse 11.0, an Ubuntu killers ?

os110beta1-gnome0-thumb OpenSuse 11.0, an Ubuntu killers ?
 OpenSuse 11.0, an Ubuntu killers ?

 OpenSuse 11.0, an Ubuntu killers ?

 OpenSuse 11.0, an Ubuntu killers ?

 OpenSuse 11.0, an Ubuntu killers ?

 OpenSuse 11.0, an Ubuntu killers ?

 OpenSuse 11.0, an Ubuntu killers ?

Cakep euy

Virus di Windows dan Linux

6 komentar, May 30, 2008

Mengapa banyak virus dibuat di sistem operasi Microsoft Windows? Demikian pertanyaan yang banyak dilontarkan oleh orang. Jawaban saya adalah sebagai berikut.

Suka atau tidak suka, kenyataannya adalah sistem operasi Microsoft Windows merupakan sistem yang paling banyak digunakan di dunia. Banyaknya pengguna ini merupakan salah satu penyebab ketertarikan untuk membuat virus. Bayangkan jika Anda membuat virus, tentunya lebih menarik untuk menyerang sistem yang banyak penggunanya. Apakah Anda tertarik untuk membuat virus untuk sistem operasi QNX misalnya? Tentunya kurang menarik. Siapa yang Anda kenal menggunakan sistem operasi tersebut?

Alasan orang membuat virus bisa bermacam-macam, salah satunya adalah ketenaran (popularitas). Semakin banyak sistem yang terinfeksi dengan virus buatan seseorang, semakain tenarlah dia. Ini merupakan insentif bagi pembuat virus.

Sistem yang kurang terkenal, kurang menarik untuk “dibuatkan” virus oleh pembuat virus. Bahkan pembuat virusnya sendiri mungkin tidak kenal dengan sistem operasi tersebut. Mungkin mereka lebih familier dengan sistem operasi MS Windows. Bahkan tools untuk membuat virus, virus construction kit, juga sudah tersedia di sistem Windows.

Pengguna sistem operasi MS Windows umumnya adalah pengguna biasa, yaitu bukan orang yang suka utak atik komputer. Umumnya mereka hanya menggunakan komputer untuk keperluan sehari-hari, seperti mengetik surat, tugas, laporan, dan sejenisnya. Mereka kurang kenal aspek pengamanan komputer. Akibatnya mereka sangat rentan terhadap serangan virus. Begitu mereka menghubungkan komputer mereka dengan internet, misalnya dengan layanan internet kabel di rumahnya, maka virus bisa langsung mengintai dan menyusup masuk.

Sistem operasi MS Windows dahulunya dibuat dengan memprioritaskan kepada kemudahan sehingga apabila ada konflik antara kemudahan dan keamanan, kemudahan yang mendapat prioritas. Sebagai contoh, dahulu sistem operasi MS Windows tidak mengenal adanya perbedaan account. Pengguna hanya ada satu jenis dan dia bisa melakukan apa saja (memasang program, menghapus berkas, menjalankan program, dan seterusnya). Baru pada sistem yang terbaru ada pemilahan antara “Administrator” dan pengguna biasa. Itupun masih banyak orang yang menggunakan account “Administrator” untuk keperluan sehari-hari karena menjengkelkan jika harus berganti Administrator untuk memasang program, menjalankan sesuatu, dan seterusnya. Singkatnya, lebih banyak lubang keamanan bawaan (default) pada sistem operasi Windows (dahulu).

Lantas, apakah tidak ada virus yang dibuat untuk sistem operasi yang lain? misal linux? jawabannya ada. virus untuk linux dibuat pertama kali pada tahun 1996 bernama Staog, yg hanya beredar secara singkat, ada sumber lain yg menyebutkan, bahwa virus pertama yg dibuat untuk linux adalah Bliss juga pada tahun yang sama.

Seiring dengan perkembangan dunia Open Source umumnya dan Linux pada khususnya, saat ini terhitung puluhan bahkan ratusan virus yg tercatat menyerang Linux, terutama menyerang Apache, aplikasi webserver under Linux yg dipakai oleh hampir 70% administrator server di seluruh dunia

Yang menjadi masalah adalah bahwa perusahaan anti virus dan media massa cenderung membesar-besarkan masalah virus di Linux ini. Virus di Linux memang sudah ada sejak dahulu kala, tetapi tidak pernah menciptakan masalah yang besar. Dan ketika ada virus baru yang bekerja di Linux, para vendor perangkat anti virus selalu berlomba-lomba untuk membesar-besarkan isu ini, terlepas dari apakah virus ini berbahaya atau tidak.

Tidak seperti pada sistem operasi Windows, virus di Linux sulit berkembang. Berikut adalah hal-hal yang menurut pengamatan saya mencegah Linux berfungsi sebagai medium penyebaran virus:

  • Linux adalah sistem operasi yang didesain sejak awal untuk lingkungan multiuser. Jika dikelola dengan benar, virus bisa saja menginfeksi berkas-berkas yang dimiliki oleh seorang pengguna, tetapi akan sulit untuk menjalar ke berkas-berkas yang dimiliki oleh pengguna lain.
  • Seorang pengguna tidak dapat memodifikasi berkas-berkas sistem. Ia dan program yang ia jalankan (termasuk virus) hanya dapat memodifikasi berkas-berkas yang ia miliki.
  • Seorang pengguna dapat saja menginstal sebuah aplikasi pada home directory miliknya, tetapi jarang aplikasi tersebut digunakan oleh pengguna lainnya.
  • Satu hal yang dapat menyebabkan virus tersebar adalah celah keamanan pada sistem. Sebagian besar virus Linux menyebarkan dirinya dengan memanfaatkan celah-celah keamanan tersebut. Solusinya bukan dengan menginstal aplikasi anti virus, tetapi dengan menutup celah-celah keamanan tersebut.
  • Pada Linux, sulit untuk mengeksekusi program secara tidak sengaja. Virus-virus masa kini seringkali menyamarkan dirinya sebagai aplikasi, folder atau dokumen. Tetapi pada Linux, hal tersebut sulit dilakukan.
  • Sebagian besar pengguna Linux tidak perlu lagi mengunduh (download) aplikasi secara manual. Kebanyakan distribusi sudah siap pakai untuk keperluan umum. Jika perlu menginstal aplikasi baru, hal tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan repository milik distro yang dipakai dan instalasi baru dilakukan setelah proses verifikasi yang berlangsung secara otomatis.

Seperti kata-kata Scott Granneman: “To mess up a Linux box, you need to work at it; to mess up your Windows box, you just need to work on it.” Jika ada sesuatu hal yang memungkinkan virus berkembang di Linux, maka hal tersebut adalah tanggung jawab vendor distribusi, dan bukan tanggung jawab vendor anti virus.

Walaupun faktanya sudah jelas, sepertinya pendapatan para vendor anti virus sangat tergantung pada ketakutan publik terhadap bahaya virus sehingga merasa perlu untuk mengeluarkan penyataan-pernyataan yang ‘menakutkan’. Sebagai contoh,Vnunet pernah memuat artikel Linux lined up as virus target yang berisi komentar dari seorang petinggi Trend Micro:

The onslaught of the Windows Goner worm warns us to watch for Christmas Grinches, but next year the warning may extend to Linux users as the operating system (OS) becomes more of a target.

“Of course we will see more and more attacks on Windows, but Linux will be a target because its use is becoming more widespread,” … “It is a stable OS, but it’s not a secure OS.” … “Of course it’s possible to write a virus for Linux,” … “But there is some prejudice amongst the virus writing community. If you write a virus for Windows, your peers clap their hands; write one for Linux and they’ll stone you.”

dan petinggi McAfee:

“In fact it’s probably easier to write a virus for Linux because it’s open source and the code is available. So we will be seeing more Linux viruses as the OS becomes more common and popular.” … “It’s not a target at the moment because the market isn’t there, but Li0n and Ramen have already proved that it’s on the menu,” he explained.

Sebagai informasi, artikel tersebut ditulis lima tahun yang lalu, dan sampai saat ini pengguna Linux masih merasa aman-aman saja.

Virus memang perlu diwaspadai, tetapi tidak perlu ditakuti jika menggunakan Linux. Dengan santai namun tetap waspada, virus tidak akan menjadi masalah yang besar.



>

Software pengganti di Linux

4 komentar, May 23, 2008

Ada beberapa software Opensource bagus yang bisa
dipakai kerja gantiin software Propetiary;

- Gimp; seperti Photoshop (M$ Windows & Linux)

- Inkscape; seperti CorelDraw atau Adobe Illustrator
(M$ Windows & Linux)

- Scribus ; Seperti Adobe InDesign (khusus Linux)

- OpenOffice ; ahhh semua sudah pada tahu koq, banyak
yang bilang di masa depan ini bakal bunuh Microsoft
Office sama seperti dulu MS Word bunuh Word Perfect
dan Excel bunuh Lotus 123, apalagi produk komunitas
ini sudah mendukung ODT (Open Document Template) yang
disponsori oleh IBM & Sun dan bakal menjadi standard
untuk file documents daripada office di masa depan

- Kino DV ; untuk sedot isi camcorder lewat Firewire
(khusus Linux)

- Cinelerra ; Untuk edit Video (Khusus Linux)

- K3B ; sama seperti Nero (khusus Linux atau Unix
dengan GUI KDE)

- Wammu ; untuk me-manage SMS & contact di Cellular
Phone (M$ Windows & Linux)

- Digikam ; Seperti ACDSee (khusus Linux)

- VLC ; seperti media player (M$ Windows & Linux)

- Blender ; untk bikin model sederhana 3 dimensi

- Amarok, XMMS : ini untuk puter mp3
(Khusus Linux)

Jangan kaget, banyak beberapa diantaranya masih versi
0 (nol), biasa lah di dunia Opensource, memakai
beberapa titik, untuk menandai perubahan misal 0.1.24
lokasi digit tergantung dari besarnya perubahan,digit
paling kanan sering banget berubah, bisa sebulan
sekali atau bahkan tiap minggu

perubahan sedikit, tidak perlu lompat digit paling
kiri, nggak kayak di dunia Windows, rubah dikit sudah
lompat digit paling kiri

Ubuntu rasa MacOSX

22 komentar, May 23, 2008

desktopku_clean Ubuntu rasa MacOSX

desktopku Ubuntu rasa MacOSX

Membuat Tampilan desktop Ubuntu 8.04 Hardy Heron ala/mirip MacOSX dengan Mac4Lin

Tampilan desktop GNOME di Ubuntu 8.04 Hardy Heron sudah cukup cantik, tapi karena saya sangat suka dengan desktop MacOSX Leopard, maka saya coba untuk membuat desktop ubuntu semirip mungkin dengan Mac dengan Mac4Lin

Pertama, ganti dulu sources.list bawaan ubuntu ke kambing UI, ini supaya donlot bisa lebih cepat

$wget http://arsip.ubuntu-id.org/berkas/sources.list.kambing
$sudo mv /etc/apt/sources.list /etc/apt/sources.list.original

$sudo cp sources.list.kambing /etc/apt/sources.list

next.
$sudo gedit /etc/apt/sources.list =>> ganti kata gutsy jadi hardy
$sudo apt-get update

next
$sudo apt-get install build-essential
$sudo apt-get install avant-window-navigator awn-manager libawn0 python-awn

$sudo apt-get install exaile pidgin-music-tracker <== ini optional :p

next
Donlot semua file mac4lin yg dibutuhkan,
Mac4Lin_Part1_v0.4.tar.gz
Mac4Lin_Icons_Part2_v0.4.tar.gz
Mac4Lin_Wallpapers_Part3_v0.4.tar.gz
Mac4Lin_Documentation_2.pdf

Extract semua .tar.gz file dan Mac4Lin Documentation PDF tadi satu persatu ke satu direktori, misal /home/sembarang_wes/mac4lin, anda bisa membaca dokumentasi Mac4Lin untuk instruksi instalasi selanjutnya

Mac4Lin_Part1_v0.4.tar.gz berisi GTK Metacity theme, GDM Theme, Mozilla Firefox addons, Pidgin theme, Media Player skins, USplash theme, Grub Splash theme, Sounds, Cursors, GTK Splash theme, Fonts, Emerald theme, plugin AWN untuk Exaile dan Pidgin, AWN theme dan VLC theme
Mac4Lin_Icons_Part2_v0.4.tar.gz berisi GTK Icon theme.
Mac4Lin_Wallpapers_Part3_v0.4.tar.gz berisi berbagai macam Mac Wallpaper
Mac4Lin_Documentation_2.pdf berisi tutorial bergambar tentang tahap demi tahap instalasi Mac4Lin

selamat mencoba..

Updates :

jika ingin mengubah logo/icon obuntu di start menu jadi logo apple bisa copy dulu icon dibawah ini

start-here1 Ubuntu rasa MacOSX

Lalu buka file Mac4Lin_Icons_Part2_v0.4.tar.gz pakai archive manager (jgn diekstrak, buka aja)
trus cari file start-here.png, lokasinya di folder /Mac4Lin_Icons_v0.4/scalable/places
hapus aja file itu (ukurannya 4,2kb), pake klik kanan >> delete
trus, masih di folder itu, klik edit >> add file >> masukkan file yg udah dicopy tadi (pastikan nama file-nya sama dengan yg dihapus tadi, start-here.png)

Kemudian instal icon themes lewat System >> preferences >> appearance
maka logo ubuntu akan berganti jadi logo apple mac seperti di screenshot saya

Apa Itu Ubuntu

2 komentar, May 23, 2008

Ubuntu-logo Apa Itu Ubuntu

Apa itu Ubuntu ?

Pasti banyak orang bertanya apa sih ubuntu itu, dan pasti banyak pertanyaan aneh tentang ubuntu kalo kita menjelaskan setengah2 maka bakal ada salah paham seperti dialog di bawah ini

x : “Aku mau migrasi ke linux nih karena aku dah bosan dengan Windows yg itu karena sering banyak virus,spyware dl, apa lagi saya harus beli software license yg mahal”

y : “saya sarankan coba pake UBUNTU, sekali coba pasti ketagihan”

x : ” HAH UBUNTU, apa tuh ???? , USUS BUNTU ya …..!!!”

y : ” GBRAK….!!!!!


Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada DebianUbuntu merupakan project untuk komunitas, yang bertujuan untuk menciptakan sebuah sistem operasi beserta dengan paket aplikasinya yang bersifat free dan open source, karena Ubuntu mempunyai prinsip untuk selamanya bersifat gratis (free of charge) unstable Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth).

http://media.arstechnica.com/news.media/mark_keynote.png

“A person with ubuntu is open and available to others, affirming of others, does not feel threatened that others are able and good, for he or she has a proper self-assurance that comes from knowing that he or she belongs in a greater whole and is diminished when others are humiliated or diminished, when others are tortured or oppressed.”

Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan. Ideologi Ubuntu yaitu tentang kesetiaan dan persahabatan (relationship) dengan sesama. Kata untu berasal dari bahasa Zulu dan Xhosa (“oo-Boon-too”) yang berasal dari konsep kuno Afrika, yang melandasi prinsip dari Republik Afrika Utara dan selaras dengan Ide Renaisance di Orang Afrika.

Mengapa Ubuntu?

Ubuntu adalah [sistem operasi] lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional.

Komunitas Ubuntu dibentuk berdasarkan gagasan yang terdapat di dalam filosofi Ubuntu:

* bahwa perangkat lunak harus tersedia dengan bebas biaya
* bahwa aplikasi perangkat lunak tersebut harus dapat digunakan dalam bahasa lokal masing-masing dan untuk orang-orang yang mempunyai keterbatasan fisik, dan
* bahwa pengguna harus mempunyai kebebasan untuk mengubah perangkat lunak sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.

Perihal kebebasan inilah yang membuat Ubuntu berbeda dari perangkat lunak berpemilik (proprietary); bukan hanya peralatan yang Anda butuhkan tersedia secara bebas biaya, tetapi Anda juga mempunyai hak untuk memodifikasi perangkat lunak Anda sampai perangkat lunak tersebut bekerja sesuai dengan yang Anda inginkan.

Tampilan Desktop Ubuntu secara default menggunakan desktop Gnome, namun bukan berarti Ubuntu hanya Gnome saja tapi Ubuntu support terhadap KDE dan diberi nama Kubuntu, sedangkan yang menggunakan desktop XFCE diberi nama Xubuntu, Ubuntu juga tersedia untuk kalangan akademia yang diberi nama Edubuntu yang sangat powerful untuk sekolah karena dapat membantu manajemen sekolah dan menajemen labolatorium dengan baik serta dukungan terhadap hardware tua yang diberi nama online learning. Untuk versi Server tersedia juga Ubuntu Server, Ada banyak lagi distro yg merupakan turunan dari Ubuntu, diantaranya, UbuntuME (Ubuntu Muslim Edition), Blankon, Dewalinux

Linux-logo Apa Itu Ubuntu

Page 2 of 2«12