Teknik Dasar Fotografi Digital (bag5) : Depth Of Field

Posted in Fotografi.

Beberapa waktu lalu di blog nggak jelas ini sempat disinggung tentang Depth Of Field pada artikel yang mengulas tentang macam2 terminologi fotografi, nah pada edisi teknik dasar fotografi kali ini saya akan mencoba memberikan pemahaman dasar yang lebih mendalam tentang Depth Of Field. mulai ajah yuuk..

Secara harafiah Depth of Field (DOF) berarti kedalaman ruang. Di dunia fotografi, DOF secara teknis berarti rentang atau variasi jarak antara kamera dengan subjek foto untuk menghasilkan variasi ketajaman (fokus) gambar yang masih dapat diterima (tidak blur). Dengan kata lain, DOF digunakan untuk menunjukkan ruangan tertentu di dalam foto yang mendapatkan perhatian khusus oleh mata karena adanya perbedaan ketajaman (fokus)

Secara umum, Depth Of Field dipengaruhi oleh 3 hal yaitu :

Jarak fokus utama dari kamera

  • Lebar ruang tajam berbanding lurus dengan kuadrat jarak objek. Jika kita mengubah jarak antara kamera dengan objek sebesar 3x (lebih jauh – dengan menggeser kamera mundur dari posisi semula) maka lebar ruang tajam akan menjadi 9x lebar semula.

Bukaan diafragma

  • Lebar ruang tajam berbanding lurus dengan diafragma. Contoh: jika diafragma dinaikkan 2 stop dari f/8 ke f/16, maka lebar ruang tajam akan menjadi 2x lebar semula.

Panjang fokus lensa yang digunakan

  • Lebar ruang tajam berbanding terbalik dari kuadrat panjang fokus. Dengan kata lain, lebar ruang tajam akan menjadi 4x lebar semula jika kita mengubah lensa dari 100mm ke 50mm (panjang fokus lensa setengah dari semula).

Semakin lebar sudut lensa maka semakin luas daerah ruang tajamnya. Ini artinya, ketika kamera di-zoom out, objek yang kita shoot akan semakin leluasa untuk bergerak maju ataupun mundur dalam jarak tertentu dari kamera dan masih terlihat tajam/fokus. Ruang tajam yang sempit dalam pengambilan gambar telephoto, disebut juga DoF sempit, sedangkan ruang tajam yang luas dalam pengambilan gambar wide disebut juga DoF luas.

Semakin membuka diafragma, semakin sempit daerah ruang tajamnya. Ini berarti, mengatur fokus dalam situasi pencahayaan yang kurang akan lebih problematis dikarenakan diafragma harus membuka lebar dan objek tidak akan leluasa untuk bergerak mendekat atau menjauh dari kamera karena akan keluar dari fokus (out of focus).

Kombinasi antara telephoto (zoom in all the way) dan diafragma yang membuka lebar, akan mengakibatkan ruang tajam yang sempit. Satu contoh, saat pengambilan gambar telephoto (tight shot) seorang penyanyi yang melakukan konser pada malam hari dengan pencahayaan yang minim, kita harus berhati-hati dalam mengatur fokus, karena sedikit saja penyanyi tersebut bergerak mendekat atau menjauh dari kamera, maka dia akan mudah untuk keluar dari fokus.

dari berbagai sumber

kata kunci yang berhubungan dengan artikel ini:


30 responses so far, say something?

  1. oeoes Says:

    dodolan peramaxx dulu mumpung gak turun harga…hehehehe

    Balas

  2. oeoes Says:

    sik ndak mudeng kang, hehehehe oon ya

    oeoess last blog post..Menggagalkan shutdown komputer

    Balas

  3. Nyante Aza Lae Says:

    teori or tips ini tuk camera yg pake lensa tele omm? klo camera digital biasa?

    Nyante Aza Laes last blog post..RSCD (Rumah Sakit Capek Deh……)

    Balas

  4. Anthony Harman Says:

    Thanks tutorialnya, kang
    Sekali waktu, perlu donk… kang Ariel kasih tutorial memotret yg efektif pake kamera HP

    Anthony Harmans last blog post..Aksi Para Artis Hollywood di VIDEO GAME

    Balas

  5. wirati Says:

    sekali-kali tips kamera pocket dong,

    Balas

  6. gadis rantau Says:

    asyik..asyiiik…diposting juga apa yang ingin daku ketahui. btw, biarin aja kalo ada yang tersinggung,yang penting gadis rantau gak tersinggung*gubrak!*

    gadis rantaus last blog post..Tragedi Hilangnya Pondok Erik

    Balas

  7. Yopan Prihadi Says:

    Wah..saya belum berpengalaman dalam dunia fotografer..
    Sepertinya ini menjadi wawasan baru juga bagi saya..
    Oh..ya..saya mau jelaskan dikit dari comment Anda di artikel saya:
    yang dimaksud dengan “Mengandalkan cookies pada internet browser” adalah daya serf dari pagerank dalam membaca indeks site/blog/artikel dari unik visitor.
    maksudnya pagerank tidak akan mengindeks 2 kali dari visitor yang sama. Ini yg dimaksud dengan kemampuan mempetajam PR.
    Semoga dapat membantu…kurangnya mohon maaf.

    Yopan Prihadis last blog post..Mengukur Nilai Popularitas Blog

    Balas

  8. Hellen Says:

    Waduh, keren nih.. Tp aku kalau soal fotagrafi msh nol, cuman main jeprat jepret aja. Kalau ngedit baru deh kerjaanku..

    Balas

  9. Yusa Says:

    Wah tutorial nya prof banget pa..sangat membantu kalo lagi motret2….

    Yusas last blog post..Koneksi internet indosatm2 kencang, terjangkau dan unlimited

    Balas

  10. marsudiyanto Says:

    Wah… Tulisan yang rapi, penjelasannya panjang lebar. Semoga bermanfaat buat yang butuh info dan nambah pengalaman bagi yang awam.
    Sukses buat Mas Arielz

    marsudiyantos last blog post..Tangan di Mana?

    Balas

  11. Tony Says:

    mantap nih tips nya, tapi sayang belum punya kamera digital :D

    Tonys last blog post..Tips Membeli Domain PR Valid

    Balas

  12. Ani Says:

    Waaah kayaknya saya mending jadi obyek pemotretan deh daripada suruh motret…nggak telaten ma ribetnya…

    Anis last blog post..“Terpaksa” mborong deeh !

    Balas

  13. enhal Says:

    wah keren fotonya kang….ajarin dong

    enhals last blog post..Akhirnya Ngeblog

    Balas

  14. else Says:

    kali ini aq gak komen yo cak…, :D
    aq cuma ngitungin piring ma gelas yang ada di pic
    *uakeh*

    elses last blog post..Special gift for Puteri

    Balas

  15. Lyla Says:

    hehehe… kirain foto apaan ternyata serbet sama gelas… tp sudut pandangnya kerennn…

    Lylas last blog post..Wanita kok kumisan?

    Balas

  16. fhia Says:

    hohooo.. aku juga pernah posting bginian
    DoF emang okeh yah..:)

    fhias last blog post..FF#7 SIGN

    Balas

  17. fhia Says:

    DoF emang keren yah…
    saya jg pernah posting bginian ;)

    Balas

  18. wen Says:

    wess pengen banget bisa fotografi tapi lom kesampean, yg nyantol malah soal topografi huehehehe btw fotonya kereeen mas, sumprit wis:D

    Balas

  19. belly wijaya Says:

    DoF memang memberi sense yg artistik sekali dlm foto, tp ya itu teknisnya lumayan ribet apalagi klo pake fungsi auto bisa gak ya?!
    teknis yg bagus buat di share, thx!

    o iya linknya dah saya add :) makasih…

    belly wijayas last blog post..Belukar

    Balas

  20. prihandoko Says:

    asyiknya kalau main kemari jadi nambah ilmu photography…gratis lagi…makasih ya mas Ariel

    Balas

  21. anna 'd Says:

    wedew lupa gak dikunci…..si else nyelonong ajah………

    *idem sama else…mo ngitung piring ajah*

    anna ‘ds last blog post..VIRAL LINKING

    Balas

  22. Seno Says:

    Nice tips Mas Arielz, tapi daku belum punya kamera yang keren kayak gitu he..he… ada camera digital biasa he..he.. salam sukses selalu.

    Senos last blog post..Communication, Leadership and Harley Davidson

    Balas

  23. arya Says:

    oooh gitu..
    thx infonya ya..

    aryas last blog post..my apologize

    Balas

  24. Basic Photography Techniques, Aperture, Shutter Speed and ISO Speed | Lifestyle Guide Says:

    [...] from the quantity of light that is allowed to get through, the aperture also determines the DOF (depth of field). The numbers you see on the side of a lens usually look like this: F 22 | 16 | 11 | 8 | 5.6 | 4 | [...]

  25. andry latansa Says:

    makasih tips nya….menambah pengatahuan nih….

    Balas

  26. dee Says:

    kok
    websitenya
    gakk
    diupdate
    lagiiiii……????

    Balas

  27. Dikaphotography Says:

    Terikma Kasih Banyak Atas Pelajaran yang telah dimuat

    Dikaphotographys last blog post..

    Balas

  28. x5 spensa Says:

    gila…………. artikelnya lengkap bangt

    Balas

  29. Bram Says:

    thanks ya tutorialnya bro..

    cocok bgt buat newbie kek saya..

    hehe..

    Balas

  30. Forlin Says:

    Hi, wow nice post. I’m new in blogging, it’s great because I’m seeing new ideas from you. I hope to see more of your post. Thanks.

    Balas

Leave a Reply

Switch to our mobile site