Teknik Dasar Fotografi Digital (bag 2) : Aperture dan ISO
May 25, 2008 I Fotografi.
Bagian 2 - Aperture
Setelah membahas Shutter Speed pada bagian pertama artikel ini, Elemen lain yg tidak kalah penting dalam fotografi adalah Aperture, Aperture Adalah ukuran bukaan lensa yang berfungsi memasukkan dan meneruskan cahaya ke film atau sensor. ukuran besar kecilnya diatur melalui diafragma. Pada kamera umumnya tertera 2,8; 4; 5,6 dst. angka2 tersebut dikenal sebagai f-number, jadi disebut aperture (bukaan) f/2,8; f/4; f/5,6 dst. Semakin besar aperture semakin kecil f-numbernya dan semakin kecil pula diameter bukaannya, jadi f/16 lebih kecil diameternya daripada f/5,6
Cara kerja aperture mirip pupil pada mata manusia, semakin banyak cahaya yang masuk, semakin kecil diameter pupil, begitu pula sebaliknya. Aperture sangat berhubungan dengan ruang tajam atau depth of field, semakin besar f-number, misal f/22, rentang ketajaman akan semakin lebar. Artinya objek di belakang dan di depan fokus utama memiliki ketajaman yang baik. sebaliknya kita akan mendapatkan efek blur/buram untuk objekdi depan dan dibelakang fokus utama jika menggunakan f-number kecil, misal f/2,8
Shutter speed dan aperture harus bersinergi untuk mendapatkan exposure yang tepat. Peranan ISO juga penting, semakin tinggi ISO yang digunakan, maka kepekaan terhadap cahaya pun makin besar, sehingga pada pencahayaan kurang pun, shutter speed maupun aperture masih dapat digunakan secara maksimal. Tapi perlu diingat, semakin tinggi ISO yang digunakan, akan semakin tinggi tingkat noise ataupun grain yang dihasilkan
Untuk mengetahui apakah exposure sudah tepat atau belum, pada kamera digital ato konvensional tersedia fasilitas metering. Sehingga terjadinya over exposure (kelebihan pencahayaan) atau under exposure (kekurangan pencahayaan) dapat diminimalkan.
Setelah teknik dasar dapat dikuasai, berikutnya yg dibutuhkan adalah jam terbang, karena seni fotografi identik dengan momen, dan momen yg baik tidak mudah terulang, kepiawaian menentukan komposisi dan sudut ambil gambar dapat berkembang seiring jam terbang, kemudian perbanyak referensi dari, buku, internet, maupun sumber2 lain. Bagaimana bagus dan canggihnya sebuah kamera, hanya merupakan sebuah alat, yg menentukan adalah orang yg berada di belakang kamera
Semoga bermanfaat..
Selanjutnya, bagian ketiga dari Serial Fotografi ini membahas tentang Terminologi/Istilah2 yg sering ditemui dalam dunia fotografi, silahkan klik disini

Nikon Coolpix S210 | Fresh Gadget Says:
[...] terintegrasinya Image stabilizer, yaitu Nikon Electronic Vibration Reduction (VR). Selain itu ISO-nya bisa mencapai 2000, ini berarti gambar yang dihasilkan akan tetap bagus pada kondisi pemotretan [...]
May 25, 2008, 1:58 pmMas Gaptek (1 comments) Says:
Artikel yang bermanfaat, menarik dan informatif. Blog anda bagus, salam kenal.
Balas
May 25, 2008, 10:24 amtazar (1 comments) Says:
nice experience,.. salam kenal,.. sudi kiranya berbagi ilmu,.. from west borneo.
tazars last blog post..Tempat pembuangan akhir sampah BatuLayanG behind th scn
Balas
May 25, 2008, 2:00 pmI Gede Lila Kantiana (1 comments) Says:
wah, sangat bermanfaat pak, ilmu yang tidak akan temakan zaman..:)
Balas
May 25, 2008, 6:53 amelf_uchiha (1 comments) Says:
wah nice review membantu sekali ^^
o yah numpang nanya…..
aku masih bingung membedakan penggunaan lensa wide, fish eye and zoom
in my experience, ke-3 nya ga terlalu berbeda
jadi bingung mau beli yg mana
keperluannya sih untuk landscape and portrait
thank you
Balas
May 25, 2008, 12:48 pmarya (2 comments) Says:
thanks bgd infony..
aryas last blog post..my apologize
Balas
May 25, 2008, 2:39 pmmervandi (2 comments) Says:
lanjut baca.. thanks
mervandis last blog post..Sunset Policy
Balas
May 25, 2008, 12:17 amnada (1 comments) Says:
masih bingung kalau ga di praktekin caranya
Balas
May 25, 2008, 4:12 am