Teknik Dasar Fotografi Digital (bag 2) : Aperture dan ISO

Posted in Fotografi.


Bagian 2 – Aperture

Setelah membahas Shutter Speed pada bagian pertama artikel ini, Elemen lain yg tidak kalah penting dalam fotografi adalah Aperture, Aperture Adalah ukuran bukaan lensa yang berfungsi memasukkan dan meneruskan cahaya ke film atau sensor. ukuran besar kecilnya diatur melalui diafragma. Pada kamera umumnya tertera 2,8; 4; 5,6 dst. angka2 tersebut dikenal sebagai f-number, jadi disebut aperture (bukaan) f/2,8; f/4; f/5,6 dst. Semakin besar aperture semakin kecil f-numbernya dan semakin kecil pula diameter bukaannya, jadi f/16 lebih kecil diameternya daripada f/5,6

Cara kerja aperture mirip pupil pada mata manusia, semakin banyak cahaya yang masuk, semakin kecil diameter pupil, begitu pula sebaliknya. Aperture sangat berhubungan dengan ruang tajam atau depth of field, semakin besar f-number, misal f/22, rentang ketajaman akan semakin lebar. Artinya objek di belakang dan di depan fokus utama memiliki ketajaman yang baik. sebaliknya kita akan mendapatkan efek blur/buram untuk objekdi depan dan dibelakang fokus utama jika menggunakan f-number kecil, misal f/2,8

Shutter speed dan aperture harus bersinergi untuk mendapatkan exposure yang tepat. Peranan ISO juga penting, semakin tinggi ISO yang digunakan, maka kepekaan terhadap cahaya pun makin besar, sehingga pada pencahayaan kurang pun, shutter speed maupun aperture masih dapat digunakan secara maksimal. Tapi perlu diingat, semakin tinggi ISO yang digunakan, akan semakin tinggi tingkat noise ataupun grain yang dihasilkan

Untuk mengetahui apakah exposure sudah tepat atau belum, pada kamera digital ato konvensional tersedia fasilitas metering. Sehingga terjadinya over exposure (kelebihan pencahayaan) atau under exposure (kekurangan pencahayaan) dapat diminimalkan.

Setelah teknik dasar dapat dikuasai, berikutnya yg dibutuhkan adalah jam terbang, karena seni fotografi identik dengan momen, dan momen yg baik tidak mudah terulang, kepiawaian menentukan komposisi dan sudut ambil gambar dapat berkembang seiring jam terbang, kemudian perbanyak referensi dari, buku, internet, maupun sumber2 lain. Bagaimana bagus dan canggihnya sebuah kamera, hanya merupakan sebuah alat, yg menentukan adalah orang yg berada di belakang kamera

Semoga bermanfaat..

Selanjutnya, bagian ketiga dari Serial Fotografi ini membahas tentang Terminologi/Istilah2 yg sering ditemui dalam dunia fotografi, silahkan klik disini

kata kunci yang berhubungan dengan artikel ini:


16 responses so far, say something?

  1. Nikon Coolpix S210 | Fresh Gadget Says:

    [...] terintegrasinya Image stabilizer, yaitu Nikon Electronic Vibration Reduction (VR). Selain itu ISO-nya bisa mencapai 2000, ini berarti gambar yang dihasilkan akan tetap bagus pada kondisi pemotretan [...]

  2. Mas Gaptek Says:

    Artikel yang bermanfaat, menarik dan informatif. Blog anda bagus, salam kenal.

    Balas

  3. tazar Says:

    nice experience,.. salam kenal,.. sudi kiranya berbagi ilmu,.. from west borneo.

    tazars last blog post..Tempat pembuangan akhir sampah BatuLayanG behind th scn

    Balas

  4. I Gede Lila Kantiana Says:

    wah, sangat bermanfaat pak, ilmu yang tidak akan temakan zaman..:)

    Balas

  5. elf_uchiha Says:

    wah nice review membantu sekali ^^

    o yah numpang nanya…..
    aku masih bingung membedakan penggunaan lensa wide, fish eye and zoom

    in my experience, ke-3 nya ga terlalu berbeda
    jadi bingung mau beli yg mana
    keperluannya sih untuk landscape and portrait

    thank you

    Balas

  6. arya Says:

    thanks bgd infony..

    aryas last blog post..my apologize

    Balas

  7. mervandi Says:

    lanjut baca.. thanks

    mervandis last blog post..Sunset Policy

    Balas

  8. nada Says:

    masih bingung kalau ga di praktekin caranya

    Balas

  9. Rudy Nanlohy Says:

    Terima kasih atas artikelnya sangat membantu saya dalam mengenal dunia fotografi. salam kenal dan moga ada artikel2x berikutnya.

    Balas

  10. nikonss Says:

    ijin sedot ya pak tulisannya….

    Balas

    arielz Reply:

    @nikonss, silahkan..

    Balas

  11. Robbi Asri Wicaksono Says:

    halo
    salam kenal

    bagi-bagi ilmu dong untuk saya, yang baru saja ingin hobi fotografi, sebenrnya sejak dulu saya senang mengambil foto yang “punya cerita”,ngga sekedar jepret

    baru aja saya beli eos500D, kira-kira langkah awal apa saja ya untuk bisa mendalami fotografi?

    terimakasih sebelumnya

    Balas

  12. Favan Says:

    duh kah…f/2.8 cek larange….

    Balas

  13. Rizal Says:

    Artikel yg brmanfaat mas..
    Mas,om saya pnya kamera Nikon F-601 manual..msukin jga dunk artikel bwt kamera manual,saya pngen blajar.

    Balas

  14. har Says:

    numpang nanya pak,sy baru saja beli eos 1000d,dan sebenarnya ini mimpi sy sejak lm untuk bljar fotografi dengan dslr.nah apa langkah awal untk hasl lbh baik jk d gunakan pd moment perayaan dan jg untk close up.trm kash

    Balas

  15. Teknik Dasar Fotografi Digital « Saling Melengkapi & Berbagi Informasi Says:

    [...] Setelah Shutter Speed, Bagian kedua artikel ini akan membahas tentang Aperture dan ISO, silahkan klik disini [...]

Leave a Reply

Switch to our mobile site