Lebih jauh tentang Algoritma Pencarian Google
Posted in Google.Algoritma pencarian google ini sebelumnya sudah disinggung sedikit pada artikel pentingnya mendapat rangking, proses perangkingan dan cara google merangking situs, kali ini kita akan membahas lebih jauh lagi tentang algoritma pencarian ini yg merupakan bagian terpenting dari struktur anatomi sebuah search engine/mesin pencari (baca = google)
Algoritma pencarian adalah metode yang digunakan oleh search engine untuk memecahkan masalah. Masalah apa? Masih ingat konsep awal mengapa search engine dibuat? Yaitu untuk membantu kita menemukan apa yang dicari. Yup, search engine dibuat untuk membantu kita, membantu memecahkan masalah yang sedang kita hadapi.
Nah… untuk mencari dan menemukan solusi yang kita inginkan tadi, search engine membutuhkan sebuah teknik atau metode tertentu. Metode yang membuatnya bisa bekerja dan mencarikan solusi untuk permasalahan yang sedang kita hadapi. Metode atau cara kerja inilah yang diistilahkan sebagai Algoritma Pencarian.
Secara umum, algoritma pencarian adalah sebuah prosedure yang bekerja dalam satu arah. Cara kerjanya sebagai berikut, pertama ada masalah, kemudian mencari berbagai solusi yang mempunyai kemungkinan sebagai pemecahannya, lalu keluar dengan hasil akhir yaitu sebuah solusi.
Dengan metode atau prosedure seperti itulah sebuah search engine bekerja. Pertama dia akan meminta masukan atau sebuah permasalahan. Apa permasalah itu? Yaitu kata/kalimat yang ingin kita cari di internet. Setelah kita memasukkan kata kedalam kotak yang disediakan, kemudian mengklik tombol search, maka prosedure kedua dijalankan oleh search engine.
Pada tahap kedua inilah algoritma pencarian mulai bekerja. Melalui algoritma ini search engine akan berusaha mengumpulkan, dan mengurutkan berbagai solusi yang menurutnya mempunyai keterkaitan dengan kata/kalimat yang dicari. Dan akhirnya keluar dengan hasil akhir yaitu menampilkan berbagai halaman web yang menurut search engine tadi berhubungan dengan kata/kalimat yang dicari.
Ada berbagai macam algoritma pencarian yang bisa digunakan oleh search engine untuk memecahkan masalah. Masing-masing search engine menggunakan metodanya sendiri. Itulah yang menyebabkan mengapa saat kita mencari menggunakan kata/kalimat yang sama namun di search engine yang berbeda, akan mendapatkan hasil yang berbeda pula.
Berikut ini beberapa macam algortima pencarian yang digunakan oleh search engine:
List Search:
Algoritma ini bekerja dengan cara mencari secara berurutan. Kita bisa membayangkannya seperti saat kita ingin mencari seseorang dalam sebuah antrian. Maka kita mencarinya dengan cara memeriksa satu persatu, dari awal antrian hingga kita menemukan orang yang ingin kita cari.
Cara atau algoritma seperti ini biasanya digunakan saat kita ingin mencari dengan menggunakan satu faktor atau satu kunci saja sebagai penentu. Untuk antrian yang pendek, cara ini mungkin cukup efektif dan efisien. Tapi untuk mencari sebuah kata dari milyaran web page yang ada di internet, maka akan membutuhkan waktu yang sangat lama.
Tree Search
Bayangkan sebuah pohon! Bayangkan mulai dari akar, batang, cabang, kemudian ranting-rantingnya. Begitulah cara kerja dari algoritma ini. Algoritma ini akan bekerja dengan cara mencarinya dari yang paling mendekati hingga ke yang paling tidak mendekati. Atau bisa juga dikatakan dari yang paling umum hingga ke yang paling spesifik, atau sebaliknya.
Algoritma ini mirip dengan cara yang digunakan orang untuk mengatur internet. Seperti yang kita tahu, setiap situs yang ada di internet itu mempunyai keterkaitan antara satu dengan yang lainnya. Kita bisa menelusuri keterkaitan ini dengan cara memulai dari tingkat yang paling kecil dulu, kemudian ke tingkat yang paling besar, atau sebaliknya.
Tree searches adalah cara yang ampuh digunakan untuk melakukan pencarian di internet, akan tetapi cara ini tidak selalu memberikan hasil yang memuaskan.
SQL Search
Diambil dari kata sequel. Satu kelemahan saat melakukan pencarian menggunakan metode Tree Search yaitu pencarian dilakukan dengan cara dari point ke point, atau dari satu titik ke titik. Itu artinya data harus dicari secara hirarki, dari besar ke kecil atau sebaliknya. Dan kelemahan ini bisa teratasi dengan menggunakan SQL search.
Informed Search
Algoritma informed search bekerja dengan cara mencari solusi yang spesifik atau khusus dari sebuah dataset yang bercabang-cabang (tree dataset). Sesuai dengan namanya, algoritma ini tidak selalu cocok digunakan untuk melakukan pencarian di internet. Karena algoritma ini cuma cocok digunakan untuk pemecahan masalah-masalah yang spesifik atau khusus saja. Sedangkan kita seringkali ingin mencari pemecahan untuk masalah-masalah yang bersifat umum atau luas.
Adversarial Search
Adversarial search bekerja dengan cara mencari berbagai kemungkinan solusi atas sebuah masalah. Ini seperti saat kita melakukan permainan rolex atau gambling, dimana semua kemungkinan akan kita coba. Algoritma ini sulit digunakan untuk melakukan pencarian di internet, sebab berapa banyak kemungkinan yang akan di dapat untuk mencari sebuah kata di internet? Nyaris tak terhingga.
Constraint Satisfaction Search
Saat kita mencari suatu kata/kalimat di internet, maka algoritma constraint satisfaction search ini sepertinya adalah metode yang paling mendekati atau sesuai dengan keinginan mu. Algoritma pencarian jenis ini, akan mencari solusi dengan cara memberikan berbagai alternatif pilihan. Algoritma ini akan mencari dengan berbagai cara, dan tidak harus dengan cara yang berurutan.
Itu tadi beberapa algoritma yang diperlukan saat sebuah search engine akan dibuat. Dan seringkali lebih dari satu algoritma yang digunakan oleh sebuah search engine. Dan seringkali juga, search engine tertentu akan membuat algoritma yang baru.
Artikel ini merupakan bagian terakhir seri tentang teori/dasar2 search engine, artikel2 berikutnya akan lebih bersifat praktis, maksudnya memanfaatkan pengetahuan tentang dasar2 search engine ini untuk mekakukan praktek2 SEO a.k.a Search Engine Optimization, so tunggu aja tanggal mainnya :p
mudah2an bermanfaat



rydisa Says:
sangat bermanfaat postingannya..
Balas
ngatini Says:
wadu..aku kok malah jadi puyengg karena gak mudeng??hehehe.. yah biarlah aku apa adanya yang lemot begini..hhhh..
Balas
ariel Reply:
July 16th, 2008 at 11:24 am
saya juga ikutan puyeng neh, maklum mbak, saya ga pinter nulis, ya jd gt deh tulisannya, next time better deh :p
Balas
ngatini Says:
bukan nya karena tulisan nya yang membingungkan mas…tapi ngatini nya aja yang lemot..hehehe
Balas
putradi Says:
heuheu .. um gugel .. dulu sama temen pernah nyoba bikin mini search engine .. dimulai dari satu website, kemudian masuk ke link-link dalam website tersebut .. dan kemudian masuk ke link-link dalam website tersebut .. dan begitu seterusnya .. informasi yang disimpan hanya sebatas judul halaman saja .. dan alhamdulillah .. mini search engine tersebut bikin server kantor ngedown .. yang imbasnya web kantor dan aplikasi-aplikasi yang disimpan di server kantor tidak dapat diakses selama hampir 3 hari .. dasar oon .. hehehe
Balas
ariel Reply:
July 17th, 2008 at 4:56 pm
hehehe, nice try mas, setidaknya sampeyan udah menguasai cara kerja search engine,
soal server down, thats the cost, no pain, no gain, tul gak
Balas
kang boim Says:
mumpung lg ngebahas soal google dan rankingnya nih…mau tanya kl GBL tu apa ya..kok tempat saya 0 terus…gmn caranya spy ga nol terus ni ???
Balas
ariel Reply:
July 20th, 2008 at 7:17 am
GBL? google backward link? wah ilmu saya blon nyampe sana kang, ini PR buat saya, ntar saya bakal posting deh soal ini :p
Balas
Albert @ Earn Money Today Says:
Thanks for the great advice. I’ve enjoyed what I’ve read so far. Great insights on the topic! I hope to read more in the future!
Balas
neni Says:
mas mo nanya klo pencarian disistem katalog buku itu efisiennya pake algoritma apa?
klo yg tree search ada contohnya ga?
bwt skripsi, tlg dikirim keemail saya yak, makasi mas
Balas
Toto ( Institut Bisnis dan Informatika Indonesia ) Says:
Waw, artikel nya bagus banget. Lumayan lengkap untuk algoritma searching nya. Nambah ilmu banget. Thanks ya info nya.
Balas
KOMUNITAS PELAJAR ILMU KOMPUTER INDONESIA Says:
nice post…
keep posted..
Balas
js sasongko Says:
Mantap sekali analisa terhadap logaritma nya Mas, tapi saya juga mengakui google adalah tetap google sebuah mesin pencari dari rumus logaritma dan buatan manusia, so kita pun mengakali nya harus dengan logaritma, dan pastinya ada sebuah mistake disana, kadang kasus nya. sebuah situs hanya berisi “under contructions” atau index of / gallery tapi bisa muncul di top10 google.com ya itulah mesin buatan manusia, so bagaimana kita bisa meminimalisasi kesalahan itu dan kita eksploitasi kesalahan untuk kebaikan kita semua. Salam
Balas
Logaritma Mesin Pencari « Labo Bangaip Dot Org Says:
[...] mesin pencari Google berdasarkan analisa dari blog Ariel’z corner (Bahasa [...]