Slumdog Millionaire by Danny Boyle

Posted in Movies.

Slumdog Millionaire, Danny Boyle, golden globe, nominasi oscar, academy awardSlumdog Millionaire, Sebuah film drama besutan sutradara inggris Danny Boyle ini sungguh fenomenal. Berhasil meraih Penghargaan Golden Globe sebagai film terbaik beberapa waktu lalu, sekarang film ini mendapat nominasi Oscar untuk 10 kategori sekaligus, diantaranya Film Terbaik dan Sutradara terbaik. Bahkan sangat berpeluang besar untuk memenagkan beberapa kategory. Ber-setting di kawasan kumuh (slum) di kota Mumbai, India, Film Slumdog Millionaire karya danny boyle ini memberikan  nuansa beda diantara gemerlapnya film2 Hollywood.

Alur cerita utama film Slumdog Millionaire ini adalah kisah romantis antara Jamal Malik (Dev Patel) dan Latika (Freida Pinto), sepasang muda-mudi yang berasal dari kawasan kumuh (slum) kota Mumbai. Namun, dari cara Boyle menggambarkan film ini dari awal, sesungguhnya dia hendak berbicara tentang masalah yang dihadapi hampir semua kota besar di dunia.

Saat kekasihnya itu pergi tanpa harapan akan bertemu kembali, Jamal mencoba cara terakhir dengan mengikuti kuis televisi Who Wants To Be A Millionaire, salah satu acara favorit Latika. Jamal berharap, di suatu tempat Latika akan melihatnya dan kembali kepadanya. Di luar dugaan semua orang, Jamal, office boy di sebuah kantor, ternyata bisa menjawab satu demi satu pertanyaan kuis itu hingga pada suatu tahap tinggal selangkah lagi menuju hadiah utama 20 juta rupee (sekitar Rp 4,6 miliar). Bagi Jamal sendiri, semua terasa seperti takdir karena hampir semua pertanyaan yang dilemparkan membawanya ke masa lalu. Pada setiap titik-titik penting hidupnya, ia mendapat pengetahuan baru yang merupakan jawaban dari setiap pertanyaan kuis.

Danny Boyle menampilkan semua itu dalam film Slumdog Millionaire dengan sangat nyata. Kepadatan permukiman kumuh, penumpang kereta api yang berjubel di atap, WC umum berdinding kayu, dan kesenjangan sosial yang terjadi di Mumbai, kota tempat 70 persen perputaran modal di India terjadi. ”Desa-desa di dalam kota,” tulis Suketu Mehta tentang kawasan slum itu dalam bukunya, Maximum City: Bombay Lost and Found.

Sedemikian gamblangnya gambar-gambar itu sehingga Slumdog Millionaire menuai protes dari warga Mumbai sendiri. Ada yang bilang film ini terlalu menjual kemiskinan. Ada juga yang keberatan dengan istilah ”slumdog” sebagai judul, seolah-olah semua penghuni kawasan kumuh di Mumbai sekelas dengan anjing. Berbagai kontroversi itu justru membuat film Slumdog Millionaire ini terasa berisi dan pantas mendapat 10 nominasi oscar.

kata kunci yang berhubungan dengan artikel ini:


7 responses so far, say something?

  1. anna 'd Says:

    dipetromaxxxin…!!

    anna ‘ds last blog post..MAAP FOR ALL ‘en TUTORIAL BLOGUMULUS LABEL

    Balas

  2. anna 'd Says:

    wedew…koq jd review an film sekarang….kmaren lagu….duh pak ariel ene…macem2 yah isi blognya….uda kek perpus online ajah

    piss pak!

    anna ‘ds last blog post..MAAP FOR ALL ‘en TUTORIAL BLOGUMULUS LABEL

    Balas

  3. tyas Says:

    keren banget filmnya.. pantas utk jadi best picture di academy award..

    tyass last blog post..Mitos dan Fakta Tentang Uang

    Balas

  4. moratmarit Says:

    Waduu,,,lom nonton filmnya..:(

    moratmarits last blog post..Unlock An Iphone

    Balas

  5. Pulsa Says:

    Blog walking nie..
    btw..nie kliatannya film wajib nonton

    oiya..jangan lupa kunjungan baliknya lho :D

    Balas

  6. download mp3 gratis Says:

    film dengan segudang penghargaan. I love it

    Balas

  7. Investment in Property Says:

    Slumdog is a very good film, great to see stuff that is different, and all so real. A very good watch for any move fan.

    Balas

Leave a Reply

Switch to our mobile site