Blue Energy, cuma mimpi atau..

Posted in Opini.
“Ditengah kekhawatiran dunia ttg menipisnya bahan bakar minyak bumi disertai melambungkan harganya selain itu juga tingginya polusi dunia, warga Nganjuk Joko Suprapto menemukan Blue Energy yaitu bahan bakar dari air laut..!!

Bukan dg air tanah yg bisa merepotkan masyarakat jika dieksploitasi tp menggunakan air laut tdk akan ada habisnya jika digunakan.

Tahapan proses penelitian panjang yang berakar pada usaha perekayasaan (engineered) pemecahan molekul air dan berujung pada pembentukan senyawa bahan bakar. Mmecah molekul air menjadi H plus dan O2 min. Terdapat katalis dan proses-proses sampai menjadi bahan bakar dengan rangkaian karbon tertentu.
Blue energy mampu meningkatkan performa kendaraan, keunggulan bahan bakar tersebut adalah rendahnya emisi karbon yang dihasilkan dan tanpa modifikasi mesin.
Kendaraan dengan menggunakan Blue energy ini telah dicoba oleh presiden SBY pada konfrensi UNFCCC di Nusa Dua Bali 2007 dan dicoba hingga kecepatan 180 km/jam.”

Kutipan diatas saya ambil dari harian Jawa Pos beberapa hari yg lalu, kemadian saya baca di detik.com bahwa yg bersangkutan, Joko Suprapto menghilang, tereakhir beliau diketahui keberadaannya tanggal 7 mei lalu di Bandara Juanda Surabaya, setelah diantar oleh istrinya dari kediamannya di Nganjuk, Jawa Timur. Kontan kondisi ini memicu reaksi keras dari barbagai pihak, termasuk anggota dewan yg mengecam pemerintah kurang peduli terhadap para ilmuwan, situs detik.com bahkan mengupdate berita tentang menghilangnya Joko Suprapto ini secara terus-menerus. berbagai spekulasi mengemuka soal ini, bahkan ada yg menduga Joko Suprapto sengaja dihabisi oleh pihak2 yg tidak menginginkan penemuan ini di produksi massal, bayangkan akibatnya pada tatanan ekonomi dunia yg telah menganggap minyak bumi sebagai motor utama perekonomian, bayangkan juga betapa akan ambruknya negara2 di Timur Tengah dan Amerika Serikat, mengingat betapa besarnya investasi dan ketergantungan pendapatan dari sektor ini.

Mungkin ini terlalu berlebihan, tapi cerita ini mirip dengan Film Chain Reaction yang dibintangi Keanu Reeves dan aktor kawakan Morgan Freeman. Posisi mas Joko seperti mas Keanu di film itu, menemukan energi alternatif/non fosil yg sangat murah, sehingga pimpinannya sendiri, pak Morgan, yg konon ditekan perusahaan2 minyak raksasa dan pemerintah AS, berusaha menggagalkan penemuan itu dengan berbagai cara termasuk dengan menyingkirkan mas Keanu.

Ada kisah lain tentang teori konspirasi ini, pada tahun 1995 Stanley Meyer mengklaim telah menemukan mesin yang menggunakan bahan bakar air. Dalam klaimnya, kendaraan bermesin Meyer mampu menempuh perjalanan dari Los Angeles ke New York hanya dengan ‘bahan bakar’ sejumlah 83 liter air. Hal ini tentunya bertentangan dengan hukum alam dan mustahil untuk diimplementasikan. Pada tahun 1996, Meyer dituntut oleh para investornya. Pengadilan memutuskan Meyer bersalah atas tindakan penipuan dan mengharuskan yang bersangkutan membayar $25000 sebagai ganti rugi kepada investor-investornya. Dua tahun kemudian, Meyer meninggal dunia akibat tekanan darah tinggi setelah makan di sebuah rumah makan. Walaupun demikian, teori konspirasi tidak ada matinya, Meyer dianggap meninggal akibat diracuni oleh perusahaan minyak dan pemerintah Amerika Serikat. Meyer dianggap ‘membahayakan’ kepentingan ‘pihak-pihak tertentu’ sehingga perlu ‘dibungkam’. Menurut teori konspirasi ini, alasan mengapa tidak ada energi yang murah adalah karena teknologi tersebut dibungkam selama bertahun-tahun. Alasan sebenarnya tentu tidaklah sejauh itu: sebenarnya penemu energi ajaib ini tidak mampu mendemonstrasikan penemuannya sesuai dengan yang diklaim.

Tidak semua orang tentunya setuju dengan teori konpirasi ini, termasuk saya, dengan segala hormat kepada mas Joko dan Detik.com, saya menganggap ini hanya pencarian sensasi semata, kenapa begitu? ada beberapa alasan untuk ini,

Pertama, penemuan ini bukan yang pertama kali terjadi, di luar negri sudah ada beberapa orang yg melakukan, toh ga ada kelanjutannya, silahkan tanya om google
Kedua, teknologi ini sudah diterapkan di Belanda, hasilnya, bisanya tetap ebih besar daripada energi fosil sehingga secara ekonomis tidak menguntungkan, baca disini
Ketiga, saya tidak atau jarang melihat media selain detik.com yg memblow-up masalah ini secara besar-bsaran, padahal ini masalah sensitif buat bangsa Indonesia di tengah hiruk pikuk kenaikan harga BBM, tanya kenapa??
Keempat, bangsa ini sudah mudah percaya dan senang dengan hal-hal yang sifatnya fantastis, bombastis dan kontroversial, sehingga hal ini mudah dimanfaatkan oleh orang2 tertentu
Kelima, tentang hitung2an biaya untuk implementasi teknologi ini, ada tulisan menarik, tentang hal ini di blog priyadi.net
Keenam, Counter Theory konspirasi diatas, saya sependapat dengan mas Priyadi,

Ada orang dekat Presiden yang melaporkan ‘penemuan’ bahan bakar air kepada Presiden SBY. Presiden kemudian tertarik dan terkesima atas demonstrasi yang diberikan. Presiden kemudian membiayai proyek ini dengan menggunakan dana pribadi dan bahkan mensponsori mereka ke ajang konferensi UNFCCC. Di saat yang sama, pemerintah terdesak harga minyak dunia yang sudah melewati titik psikologis $100/barrel. Tapi Presiden merasa memiliki secercah harapan pada ‘teknologi’ ini. Pemerintah menolak untuk memperkecil subsidi BBM dengan berbagai macam alasan. Tanggal 1 April terlewati begitu saja tanpa ada hasil yang nyata. Presiden memutuskan untuk menunggu satu bulan. Tapi satu bulan pun terlewati begitu saja, dan bahkan penemunya pun semakin sulit untuk ditemui. Akhirnya, dengan bersungut-sungut, Presiden terpaksa menaikkan harga BBM untuk mengurangi beban subsidi.

Semoga ini salah, dan Mas Joko bisa kembali berkumpul bersama keluarga :p

sumber :
priyadi.net

detik.com

n> jawapos.co.id

kata kunci yang berhubungan dengan artikel ini:


One response so far, say something?

  1. anna 'd Says:

    Anna pernah denger ene neh….setelah diresmikan presiden SBY, bukannya penemunya menghilang gak jelas……dan sekarang disuruh membuktikan ulang atas penemuannya itu…….kmanakah si penemu itu?? apakah hanya mencari sensasi saja atas blue energy ene?? tugas om ariel nyari tau……he….he…he……

    anna ‘ds last blog post..Pe Er : Arti di balik sebuah nama

    Balas

Leave a Reply

Switch to our mobile site