Tips Otomotif : Cara Membaca Spesifikasi Ban Mobil
Jul 13, 2008 I Otomotif.Setelah seharian tadi dipusingkan sama Ban mobil saya yg bolak balik bocor, akhirnya saya putuskan skalian ganti semua ban, udah tipis smua euy :p, Selama ini saya nggak gitu ngerti soal ban ini, asal udah tipis yah diganti, soal ganti yg jenis apa? saya biasanya nurut apa kata penjual/bengkel. Nah baru tadi siang itu dapet penjelasan panjang lebar dari si penjual ban, skalian ada bahan buat posting hari ini ![]()
Cara untuk dapat mengenali kondisi ban ternyata gampang. Kenali ban kendaraan anda dengan melihat petunjuk TWI (Thread Wear Indicator). Jadikan angka ukuran pada TWI sebagai patokan. Sesudahnya, coba ukur dengan penggaris ketebalan alur ban dari dasar alur. Jika kurang dari 2 mm sebaiknya Anda segera ganti ban dengan yang baru.
Nah sekarang tentang cara mengetahui spesifikasi ban. Coba perhatikan sisi ban. Pada setiap jenis ban akan tertulis sejumlah angkat atau huruf yang sebenarnya telah menjelaskan secara mendetil karakteristik ban. Misalnya, pada di ban mobil saya tertulis 205/65R15 92H.
Apa yang tertera di samping ban dapat dikategorikan sebagai berikut :
1. Angka 205 merupakan petunjuk lebar penampang ban. Semakin besar ukuran penampang ban, semakin besar pula telapak ban.
2. Angka 65 R merupakan petunjuk mengenai ketinggian ban diukur mulai dari pelek hingga penampang ban yang menempel pada jalan. Semakin besar angkanya maka semakin tebal pula dinding ban jika dilihat dari samping luar (jika diukur dari pelek).
3. Angka 92 H menunjukkan kecepatan minimum dan juga maksimum ban. Semakin besar tingkatakn angka yang ditunjukan maka semakin besar pula kekuatan ban terhadap kecepatan tertentu.
Untuk angka terakhir yang disebutkan ada sedikit penjelasannya. Dalam dunia ban, pihak produsen biasa mencantumkan kode standarisasi kecepatan ban. Ada beberapa klasifikasi kecepatan yang dicantumkan pada setiap jenis ban, klasifikasi tersebut adalah :
1. TR, Ban jenis ini mampu digunakan untuk kecepatan kendaraan sekitar 100 Km/jam.
Setelah seharian tadi dipusingkan sama Ban mobil saya yg bolak balik bocor, akhirnya saya putuskan skalian ganti semua ban, udah tipis smua euy, Selama ini saya nggak gitu ngerti soal ban ini, asal udah tipis yah diganti, Nah baru tadi siang itu dapet penjelasan panjang lebar dari si penjual ban
Cara untuk dapat mengenali kondisi ban ternyata gampang. Kenali ban kendaraan anda dengan melihat petunjuk TWI (Thread Wear Indicator). Jadikan angka ukuran pada TWI sebagai patokan. Sesudahnya, coba ukur dengan penggaris ketebalan alur ban dari dasar alur. Jika kurang dari 2 mm sebaiknya Anda segera ganti ban dengan yang baru.
Nah sekarang tentang cara mengetahui spesifikasi ban. Coba perhatikan sisi ban. Pada setiap jenis ban akan tertulis sejumlah angkat atau huruf yang sebenarnya telah menjelaskan secara mendetil karakteristik ban. Misalnya, pada di ban mobil saya tertulis 205/65R15 92H.
Apa yang tertera di samping ban dapat dikategorikan sebagai berikut :
1. Angka 205 merupakan petunjuk lebar penampang ban. Semakin besar ukuran penampang ban, semakin besar pula telapak ban.
2. Angka 65 R merupakan petunjuk mengenai ketinggian ban diukur mulai dari pelek hingga penampang ban yang menempel pada jalan. Semakin besar angkanya maka semakin tebal pula dinding ban jika dilihat dari samping luar (jika diukur dari pelek).
3. Angka 92 H menunjukkan kecepatan minimum dan juga maksimum ban. Semakin besar tingkatakn angka yang ditunjukan maka semakin besar pula kekuatan ban terhadap kecepatan tertentu.
Untuk angka terakhir yang disebutkan ada sedikit penjelasannya. Dalam dunia ban, pihak produsen biasa mencantumkan kode standarisasi kecepatan ban. Ada beberapa klasifikasi kecepatan yang dicantumkan pada setiap jenis ban, klasifikasi tersebut adalah :
1. TR, Ban jenis ini mampu digunakan untuk kecepatan kendaraan sekitar 100 Km/jam.
2. HR, Ban jenis ini mampu digunakan untuk kendaraan yang melaju dengan kecepatan 210 Km/jam.
3. VR, Ban jenis ini dapat digunakan pada kendaraan yang mampu melaju pada kecepatan 260 km/jam
4. ZR, kode tersebut menunjukkan bahwa ban jenis ini mampu digunakan pada kendaraan yang mampu melaju pada keceparan 340 km/jam.
Sebagai infomasi tambahan, bagi yang suka pergi jauh tak ada salahnya ban diberi sedikit cairan penambal.
Dengan cairan tersebut, maka dijamin ban akan semakin aman. Sebab fungsi cairan penambal tersebut yakni merekatkan kembali bagian ban yang tertusuk benda tajam. Bahkan ada sejumlah bengkel mengatakan bahwa untuk jenis paku dengan panjang 10 mm yang menusuk pada ban dapat tertahan. Oiyah, jika merasa takut cairan tersebut akan merusak bagian dalam ban, tak perlu khawatir justru cairan tersebut melindungi bagian dalam ban sekaligus melindugi pelek Anda dari goresan.
Semoga Bermanfaat
2. HR, Ban jenis ini mampu digunakan untuk kendaraan yang melaju dengan kecepatan 210 Km/jam.
3. VR, Ban jenis ini dapat digunakan pada kendaraan yang mampu melaju pada kecepatan 260 km/jam
4. ZR, kode tersebut menunjukkan bahwa ban jenis ini mampu digunakan pada kendaraan yang mampu melaju pada keceparan 340 km/jam.
Sebagai infomasi tambahan, bagi yang suka pergi jauh tak ada salahnya ban diberi sedikit cairan penambal.
Dengan cairan tersebut, maka dijamin ban akan semakin aman. Sebab fungsi cairan penambal tersebut yakni merekatkan kembali bagian ban yang tertusuk benda tajam. Bahkan ada sejumlah bengkel mengatakan bahwa untuk jenis paku dengan panjang 10 mm yang menusuk pada ban dapat tertahan. Oiyah, jika merasa takut cairan tersebut akan merusak bagian dalam ban, tak perlu khawatir justru cairan tersebut melindungi bagian dalam ban sekaligus melindugi pelek Anda dari goresan.
Semoga Bermanfaat


GH (2 comments) Says:
hii, tentu bermanfaat mas. I jadi mengerti spec ban sebelum membeli haaa
[Reply]
Jul 13, 2008, 4:13 amAni (26 comments) Says:
Memang sih kalau punya mobil mesti tahu juga seluk beluk otomotif…
nice post mas !
[Reply]
Jul 13, 2008, 6:05 amika (1 comments) Says:
wadaow saya ndak punya mobil.. ndak mudeng
[Reply]
Jul 13, 2008, 12:22 pmcaroline (28 comments) Says:
wah, makasi buat infonya yang detil banget. jlea info ini ga bakal didapet klo kita beli di toko ban. jadi pasti sangat bermanfaat.
thanks for sharing…
[Reply]
ariel (173 comments) Reply:
July 16th, 2008 at 11:22 am
emang kadang kita harus aktif nanya2, tergantung penjualnya juga sih..
[Reply]