Tips Isi Bensin

5 komentar, Jul 01, 2008

1. Isi Bensin hanya di pagi hari,

saat suhu permukaan tanah
masih dingin. Setiap pom bensin menyimpan bensinnya di ruang penyimpanan di
bawah tanah. Semakin dingin suhunya, maka bensin akan semakin padat,
sedangkan saat suhu menghangat, bensin akan memuai !!!
Maka, kalo kita isi bensin di sore atau malam (saat suhu tanah masih
panas), bensin akan memuai, artinya VOLUME yang terbaca oleh meteran
akan menjadi lebih besar dari VOLUME sebenernya.
Dalam bisnis BBM ini, penambahan suhu 1 derajat besar bedanya.
Tapi semua pom bensin (service station) nggak punya alat untuk
mengkompensasikan perbedaan ini untuk konsumen.
Lanjut baca … »

Kiat Menegur Anak Buah

1 komentar, Jun 13, 2008

Ditegur atau diperingatkan atas kesalahan yang Anda lakukan memang sama sekali bukan peristiwa menyenangkan. Rasa malu, gengsi, bahkan kadang sakit hati tak jarang menguasai pikiran Anda setelah mendapat teguran atau peringatan dari orang lain. Tapi jangan salah, ternyata menegur itu lebih tidak enak lagi daripada ditegur. Ada beban tersendiri ketika harus memperingatkan dan mengungkapkan kesalahan orang lain.

Makanya nggak heran jika muncul perasaan sungkan dan risih saat harus menegur orang yang salah, sekalipun yang akan Anda tegur itu adalah anak buah. Tapi demi kedisiplinan dan berjalannya sistem kerja yang teratur, Anda harus berani menegur mereka yang salah. Berikut ini tips menegur yang paling tepat :

Kumpulkan informasi akurat

Dalam menegur seseorang, Anda harus memiliki alasan dan informasi yang akurat. Tanpa hal ini, Anda bisa dianggap sewenang-wenang. Setelah Anda mengumpulkan alasan dan informasi tersebut, tentukan waktu dan tempat untuk membahas masalah ini. Tapi ingat, jangan mencari-cari kesalahan orang lain hanya karena anda merasa ingin menegur.

Tegurlah setelah terjadi pelanggaran

Jangan menunda-nunda waktu untuk menegur. Begitu tau telah terjadi pelanggaran, lakukan peneguran. Jangan habiskan waktu untuk mencari semua bukti. Ini bukan sidang pengadilan yang mengancam terdakwa masuk penjara. Jika anda telah memiliki alasan dan informasi yang akurat, ditambah keyakinan, maka sudah cukup untuk menegur.

Lakukan secara personal

Usahakan jangan menegur di tengah orang banyak. Dan jangan sekalipun menegur melalui bantuan orang lain. Lakukan empat mata dari pribadi ke pribadi. Pilihlah tempat yang melindungi privacy. Bersikaplah profesional. Jangan mempermalukan di depan orang lain.

Berikan teguran dalam keadaan tenang

Ingat, jangan menegur dalam keadaan penuh emosi. Karena emosi yang tak terkendali bisa memperburuk keadaan. Lagipula sesuatu yang dilakukan dalam keadaan tenang hasilnya akan lebih baik dan objektif.

Fokus pada persoalan

Teguran hendaknya jangan melenceng dari persoalan. Artinya Anda tidak boleh menyinggung hal-hal yang tidak berkaitan dengan masalah pokok, apalagi jika Anda menyinggung masalah pribadi. Selain itu, jangan mengungkit-ungkit kesalahan yang sudah tutup buku alias masa lalu. Mengungkit kesalahan yang sudah lewat mengesankan bahwa Anda seorang pendendam.

Dengarkan pembelaannya

Anda jangan hanya menegur tanpa mau mendengarkan penjelasannya. Tentu ia punya pembelaan diri mengapa ia melakukan kesalahan tersebut. Maka tak ada salahnya, Anda dengarkan baik-baik masalahnya. Siapa tau bisa membantu Anda dalam memecahkan persoalan ini.

Berikan solusi

Setelah menegur, alangkah bijak jika Anda juga memberikan solusi dan jalan keluar sebagai upaya perbaikan. Beritahu apa yang Anda inginkan. Jangan biarkan mereka melakukan kesalahan lagi hanya karena mereka tak tahu apa keinginan Anda.

Buatlah komitmen perbaikan

Bicarakan hal terbaik yang dapat Anda dan dia lakukan untuk memperbaiki keadaan. Kemudian buatlah kesepakatan dan komitmen dalam rangka perbaikan. Tentukan batas waktu. Akhiri prosedur pemberian teguran ini dengan saling pengertian. Selesaikan aneka konflik. Kemudian carilah kesempatan agar Anda bisa melihat perbaikan yang dilakukannya.

Jangan lupa, teguran harus dilakukan dengan tegas sekaligus adil. Jangan hanya menegur orang-orang yang tidak Anda suka. Dalam hal ini Anda harus mengesampingkan sikap subjektif. Jika Anda hanya menegur orang-orang tertentu, Anda akan dicap pilih kasih dan tidak adil. Hal yang tak kalah penting, dalam menegur tunjukkan sikap untuk membantu, bukan menghukum. Selamat menegur…!

Membuat Blog Anda menjadi 3 Kolom

5 komentar, May 28, 2008

Beberapa situs menawarkan templates 3 kolom untuk anda download, jika anda baru memulai membuat blog, anda bisa mencari di situs2 tersebut, dan memanfaatkan templates 3 kolom yg mereka sediakan. Akan tetapi bila anda telah mempunyai blog, dan ingin menambah jumlah kolom menjadi 3, tips ini akan sangat berguna, yg kami lakukan adalah bagaimana memanfaatkan tmplates standar dari blogspot dan menambahkan satu sidebar lagi di bagian kanan blog anda.

Dots dan Dots Dark Template

Kecuali satu hal, cara untuk menambah sidebar pada kedua template ini sama persis
pada Dots template akan tampak seperti ini
dots%2B001 Membuat Blog Anda menjadi 3 Kolom

dan pada Dots Dark template akan tampak seperti ini
dots%2Bdark%2B001 Membuat Blog Anda menjadi 3 Kolom

Sebelum memulai memodifikasi, anda sangat disarankan untuk memback-up template lama anda, Silahkan klik Template -> Edit HTML, kemudian klik link “Download Full Template” untuk memback-up template lama anda
backuptemplate+001n Membuat Blog Anda menjadi 3 Kolom

Dots Template
pada pengguna Dots template dapet melakukan hal dibawah ini, bagi pengguna Dots Dark, silahkan lewati bagian ini terlebih dahulu. setelah memback-up template lama anda, pada halaman yang sama, scroll kebawah sampai anda menemukan baris2 dibawah ini

#outer-wrapper {
background:url(”http://www.blogblog.com/dots/bg_3dots.gif”) no-repeat 250px 50px;
width:700px;
margin:0 auto;
text-align:left;
font:$bodyfont;
}#header-wrapper {
display: none;
}#main-wrapper {
width:450px;
float:right;
padding:100px 0 20px;
font-size:85%;
word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */
overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */
}
#main {
background:url(”http://www.blogblog.com/dots/bg_dots2.gif”) -100px -100px;
padding:20px 10px 15px;
}
#sidebar-wrapper {
width:200px;
float:left;
font-size:85%;
padding-bottom:20px;
word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */
overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */
}
#sidebar {
background:url(”http://www.blogblog.com/dots/bg_dots2.gif”) 150px -50px;
padding:40px 10px 15px;
width:200px;
width/* */:/**/180px;
width: /**/180px;
}


Kemudian ganti dan tambahkan pada baris2 tersebut, sesuai dengan yg bertanda merah dibawah ini

#outer-wrapper {
background:url(”http://www.blogblog.com/dots/bg_3dots.gif”) no-repeat 275px
width:950px;
margin:0 auto;
text-align:left;
font:$bodyfont;
}#header-wrapper {
display: none;
}

#main-wrapper {
width:400px;
float:left;
padding:100px 0 20px;
font-size:85%;
margin-left:50px;
word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */
overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */
}
#main {
background:url(”http://www.blogblog.com/dots/bg_dots2.gif”) -100px -100px;
padding:20px 10px 15px;
}
#sidebar-wrapper {
width:200px;
float:left;
font-size:85%;
padding-bottom:20px;
margin-left:25px;
word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */
overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */
}
#sidebar {
background:url(”http://www.blogblog.com/dots/bg_dots2.gif”) 150px -50px;
padding:40px 10px 15px;
width:200px;
width/* */:/**/180px;
width: /**/180px;
}
#newsidebar-wrapper {
width:200px;
float:right;
font-size:85%;
padding-bottom:20px;
margin-right:25px;
word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */
overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */
}
#newsidebar {
background:url(”http://www.blogblog.com/dots/bg_dots2.gif”) 150px -50px;
padding:40px 10px 15px;
width:200px;
width/* */:/**/180px;
width: /**/180px;
}

50px;


Dots Dark Template
Pengguna Dots Dark template akan menemukan baris2 dibawah ini :

#outer-wrapper {
background:url(”http://www.blogblog.com/dots_dark/bg_3dots.gif”) no-repeat 250px 50px;
width:700px;
margin:0 auto;
text-align:left;
font:$bodyfont;
}#header-wrapper {
display: none;
}

#main-wrapper {
width:450px;
float:right;
padding:100px 0 20px;
font-size:85%;
word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */
overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */
}
#main {
background:url(”http://www.blogblog.com/dots_dark/bg_minidots2.gif”) -100px -100px;
padding:20px 10px 15px;
}
#sidebar-wrapper {
width:200px;
float:left;
font-size:85%;
padding-bottom:20px;
word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */
overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float
*/
}
#sidebar {
background:url(”http://www.blogblog.com/dots_dark/bg_minidots2.gif”) 150px -50px;
padding:40px 10px 15px;
width:200px;
width/* */:/**/180px;
width: /**/180px;
}


Ganti atau tambahkan baris2 diatas jadi seperti ini ( yang bertanda merah )

#outer-wrapper {
background:url(”http://www.blogblog.com/dots_dark/bg_3dots.gif”) no-repeat 275px 50px;
width:950px;
margin:0 auto;
text-align:left;
font:$bodyfont;
}#header-wrapper {
display: none;
}

#main-wrapper {
width:400px;
float:left;
padding:100px 0 20px;
font-size:85%;
margin-left:50px;
word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */
overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */
}
#main {
background:url(”http://www.blogblog.com/dots_dark/bg_minidots2.gif”) -100px -100px;
padding:20px 10px 15px;
}
#sidebar-wrapper {
width:200px;
float:left;
font-size:85%;
padding-bottom:20px;
margin-left:25px;
word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */
overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */
}
#sidebar {
background:url(”http://www.blogblog.com/dots_dark/bg_minidots2.gif”) 150px -50px;
padding:40px 10px 15px;
width:200px;
width/* */:/**/180px;
width: /**/180px;
}
#newsidebar-wrapper {
width:200px;
float:right;
font-size:85%;
padding-bottom:20px;
margin-right:25px;
word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */
overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */
}
#newsidebar {
background:url(”http://www.blogblog.com/dots_dark/bg_minidots2.gif”) 150px -50px;
padding:40px 10px 15px;
width:200px;
width/* */:/**/180px;
width: /**/180px;
}


Dots dan Dots Dark Templates
Modifikasi2 berikut ini berlaku untuk kedua templates diatas
terus turun kebawah, kita akan menemukan baris2 ini

/* Page structure tweaks for layout editor wireframe */
body#layout #sidebar, body#layout #main,
body#layout #main-wrapper,
body#layout #outer-wrapper,
body#layout #sidebar-wrapper {
padding: 0;
}
body#layout #sidebar, body#layout #sidebar-wrapper {
padding: 0;
width: 240px;
}


ganti baris diatas dengan baris2 ini :

/** Page structure tweaks for layout editor wireframe */
body#layout #outer-wrapper {
width: 750px;
padding: 0px;
} body#layout #main-wrapper,
body#layout #main {
width: 400px;
padding: 0px;
margin: 0px;
}

body#layout #sidebar-wrapper,
body#layout #newsidebar-wrapper,
body#layout #sidebar,
body#layout #newsidebar {
width: 150px;
padding: 0px;
}

Kemudian, terus kebawah, cari baris2 seperti dibawah ini,

dan ganti/tambahkan dengan kode-kode berikut
<div id=’sidebar-wrapper’>
<b:section class=’sidebar’ id=’sidebar’ preferred=’yes’>
</b:section>
</div>

<div id=’main-wrapper’>
<b:section class=’main’ id=’main’ showaddelement=’no’>
<b:widget id=’Blog1′ locked=’true’ title=’Blog Posts’ type=’Blog’/>
</b:section>
</div>

<div id=’newsidebar-wrapper’>
<b:section class=’sidebar’ id=’newsidebar’ preferred=’yes’>
<b:widget id=’NewProfile’ locked=’false’ title=’About Me’ type=’Profile’/>
</b:section>
</div>

Sekarang preview template anda, anda akan melihat sidebar baru di sebelah kanan blog anda dengan si profile anda (jika anda men-nonaktifkan sharing profil anda, aktifkan sementara)

Jika anda sudah puas dengan tampilan baru blog anda, klik Save Template,

semoga bermanfaat

Akses Internet Cepat untuk si Fakir Bandwidth

1 komentar, May 27, 2008

osco5s Akses Internet Cepat untuk si Fakir Bandwidth


Di sebagian tempat di Indonesia, akses Internet cepat masih merupakan “mimpi” dan sekedar menjadi angan-angan. Terkadang kita sampai jengkel ketika harus mengakses website yang lambatnya minta ampun.

Ada beberapa cara yang biasa dilakukan untuk mengakali kendala-kendala internet yang lambat. Misal menggunakan accelerator berbayar (yang setahu saya ada beberapa - banyak ??? - orang menggunakan software accelerator yang sudah dicrack, seperti OnSpeed semisal), atau bagi pelanggan Indosat, bisa juga menggunakan accelerator yang bisa didownload dari website Indosat, atau menggunakan konsep tunnelling ke server lokal yang punya bandwidth jauh lebih besar untuk kemudian dibuka dari jaringan kita yang lambat, dan masih banyak lagi cara lainnya.

Akan tetapi dari semua cara-cara tadi, biasanya membutuhkan sedikit skill teknis, minimal harus install software, untuk dapat mempergunakan layanan-layanan tersebut. Beberapa kali pula saya “harus” merasa menderita dengan koneksi yang lemot, terutama saat siang hari dimana pengguna Internet di kampus bejibun jumlahnya.

Nah untuk mengakali kondisi tersebut, saya mempergunakan layanan dari google untuk “mengakali” kelambatan akses dari situs-situs yang saya inginkan. Dengan menggunakan modus google mobile (dimana google diakses dengan versi mobile yang biasa terbuka di HP/PDA/Handheld devices), website-website yang semula sulit diakses karena konten yang didownload banyak sekali (image, CSS, JavaScript, HTML, dll), semua konten tersebut akan dialihkan oleh Google via dia, termasuk gambar-gambar akan dicache oleh Google. Nah berhubung google biasanya relatif lebih cepat diakses ketimbang website lain, biasanya situs-situs yang tadinya lama sekali pengaksesannya pun akan semakin cepat diakses oleh kita.

Akan tetapi perlu diingat, karena ini adalah versi mobile, maka semua tampilan nan indah akan distripped-down, tapi buat saya tidak terlalu masalah, lha yang dibutuhkan cuma informasi-informasi dari Internet kok, bukan seberapa indah tampilannya.

Oh iya, jadi lupa. Lantas gimana cara bukanya via google? Ketik URL berikut http://www.google.co.id/gwt/n?u=[alamat URL yang hendak dibuka], sebagai contoh http://www.google.co.id/gwt/n?u=http://www.cnn.com

Selamat mencoba !

sumber :
http://andri.cisco.or.id/blogs

Suhu Tepat, Bensin Hemat

3 komentar, May 27, 2008


Pada suatu pertemuan klub mobil, seorang teman dengan bangga memperlihatkan jarum temperatur mobilnya yang menunjukkan posisi seperempat, sementara pada umumnya untuk mobil yang sama seharusnya menunjukkan posisi setengah. Ia menganggap sistem pendingin mesin pada mobilnya bekerja dengan baik dan akan bebas dari masalah overheat. Sementara itu ada juga teman yang baru saja mencabut thermostat dari mesin mobilnya karena takut masalah overheat terulang lagi.
Kedua hal di atas ternyata banyak juga terjadi pada mobil merek lain, khususnya mobil eropa. Apa dampak negatifnya buat mobil tersebut?

Mesin mobil bekerja secara optimal pada suhu yang cukup tinggi (sekitar 93ºC). Jika mesin bekerja pada suhu yang rendah akan membuat komponen mesin cepat mengalami kerusakan, detonasi, membuat polusi dan boros bahan bakar.
Untuk itu hal terpenting yang dilakukan oleh semua produksen mobil adalah membuat pengatur suhu agar mesin segera mencapai suhu kerjanya dan menjaganya agar tetap konstan (stabil).

Selain suhu kerja mesin yang ideal, untuk terjadinya proses pembakaran yang sempurna, diperlukan campuran bensin dan udara yang tepat.

Komposisi campuran bensin dan udara sering disebut Air-Fuel Ratio (AFR).
Idealnya AFR bernilai 14,7 . Artinya campuran tersebut terdiri dari 1 butir bensin berbanding 14,7 butir udara atau disebut dengan istilah Stoichiometry.

thermostat02 Suhu Tepat, Bensin Hemat

thermostat01 Suhu Tepat, Bensin Hemat

Pada kondisi dingin, mesin memerlukan lebih banyak bensin (AFR kaya) dan putaran mesin perlu dibuat lebih tinggi agar dapat bekerja dengan baik dan tidak berguncang (coldstall).
Ketika mesin mencapai suhu kerja ideal AFR kembali dibuat mendekati ideal (AFR = 14,7).

Mesin yang masih menggunakan karburator, proses pengaturan AFR dilakukan melalui Choke maupun Choke otomatis yang menggunakan vacuum solenoid dan temperature vacuum valve.
Pada mesin injeksi, pengaturan AFR dilakukan oleh ECU (Engine Control Unit - komputer pengatur mesin) berdasarkan referensi sensor suhu air di blok mesin (Coolant Temperature Sensor) untuk kemudian ECU mengatur putaran mesin dan debit bensin yang disemprotkan injektor.

Thermostat sebagai pengatur suhu

Mesin mobil yang menggunakan sistem pendingin air menggunakan thermostat sebagai pengatur suhu. Thermostat berfungsi sebagai katub/keran aliran air dari mesin ke radiator. Pada saat masih dingin, thermostat menutup sehingga air akan berputar-putar di blok mesin yang membuat suhu kerja ideal cepat tercapai.
Saat suhu kerja tercapai, maka thermostat membuka sehingga air mulai dialirkan ke radiator untuk di dinginkan agar suhu mesin tidak melebihi suhu kerjanya, ketika suhu mulai terlalu dingin thermostat kembali menutup, begitu seterusnya sehingga membuat suhu mesin menjadi stabil.

Thermostat sebagai ‘kambing hitam’

Sering terdengar kasus overheating yang diakibatkan oleh sistem pendingin, atau kasus mesin yang selalu dalam kondisi panas.
Dari kasus-kasus tersebut tidak sedikit bengkel yang menyarankan untuk mencabut thermostat karena dianggap sebagai biang keladinya. Ada pula bengkel yang menyarankan agar mengganti dengan thermostat bersuhu kerja lebih rendah dari standarnya dengan alasan iklim Indonesia yang cukup panas (tropis).

Mencabut thermostat adalah tindakan yang salah, karena mesin akan cukup lama mencapai suhu kerjanya, bahkan tidak pernah mencapai suhu kerja yang ideal. Suhu mesin pun menjadi tidak stabil, ketika sedang menuruni bukit atau kecepatan tinggi suhu mesin akan menjadi sangat dingin.
Mengganti thermostat bersuhu kerja lebih rendah dari yang disarankan pabrik juga membuat mesin bekerja dibawah suhu kerja ideal.

Solusi: Cermati Suhu Kerja Mesin

Apabila kita menggunakan mobil bekas atau yang sudah tua, coba untuk mencermati suhu kerja mesin mobil kita. Lihat jarum petunjuk temperatur pada panel instrumen.
Coba juga sempatkan bertanya ke bengkel resmi atau ikut serta mailing list maupun klub mobil sejenis untuk menanyakan pada posisi manakah suhu mesin kita dalam kondisi normal.

Apabila jarum temperatur menunjukkan suhu yang lebih rendah misalnya hanya seperempat (normalnya setengah), maka ada kemungkinan sebagai berikut:
1. Thermostat sudah dicabut : Membuat mesin bekerja dalam kondisi dingin, biasanya karena pernah terjadi overheating pada mesin, sehingga thermostat dilepas.
Solusi : Pasang thermostat sesuai ukuran temperatur yang dianjurkan pabrik.
2. Thermostat macet : Terjadi apabila thermostat rusak sehingga selalu dalam kondisi membuka.
Solusi : Ganti thermostat sesuai ukuran temperatur yang dianjurkan pabrik.
3. Thermostat bersuhu kerja rendah : Akibat menggunakan thermostat yang bersuhu kerja rendah membuat mesin bekerja disuhu kerja yang rendah.
Solusi : Ganti thermostat sesuai ukuran temperatur yang dianjurkan pabrik.

TIPS Perawatan Sistem Pendingin Mesin:

Perhatian terhadap komponen sistem pendingin lainnya juga perlu agar mesin selalu dalam kondisi prima:
1. Flush dan ganti coolant secara teratur. Kualitas dan jenis coolant yang dipakai sangat menentukan keawetan mesin, dianjurkan memakai Extended Life Coolant (ELC) atau Surfactant Coolant (SC), beberapa produk coolant dijual siap tuang.
2. Hindari menggunakan air ledeng atau air sumur untuk mengisi radiator. gunakan aquadest yang dicampur dengan coolant sebagai inhibitor (pencegah karat dan kerak). Pemakaian aquadest saja tak dapat mencegah timbulnya karat.
3. Gunakan Radiator Coolant yang bermutu baik, dan pakai sesuai anjuran.
4. Ganti tutup radiator setiap 4 - 5 tahun, kerusakan tutup radiator menyebabkan tidak dapat melepas kelebihan tekanan sehingga akan merusak cylinder head gasket dan kepala radiator, gunakan tutup radiator original.
5. Ganti thermostat setiap 5 tahun, jika tetap akan menggunakan thermostat bersuhu lebih rendah dari anjuran pabrik, jangan lebih dari 5ºC perbedaannya. Ingat, thermostat jangan dilepas.
6. Periksa kinerja motor fan atau visco fan.
7. Ganti waterpump apabila sudah terdeteksi terjadi kebocoran atau aliran air lemah.
8. Jika radiator yang berbahan plastik pecah/retak, ganti dan gunakan radiator head original, jangan mengganti dengan bahan kuningan, karena jika terjadi over-pressure, maka komponen mesin lain akan dapat pecah atau retak
9. Pemakaian Radiator coolant untuk mesin diesel sebaiknya memakai jenis Extended Life.

Semoga bermanfaat,

Catatan:
Artikel ini pernah dimuat di Majalah Autobild Edisi 16 Juli-29 Juli 2005
Ditulis oleh Firmansyah Saftari

Premium atau Pertamax?

3 komentar, May 27, 2008

Mobil atau Motor kita baiknya diisi bensin apa ya? Ada pilihan bensin yaitu Premium, Pertamax atau Pertamax Plus yang merupakan produk Pertamina, dan ada juga bensin jenis lain dari perusahaan asing seperti Shell dan Petronas. Semakin banyak lagi pilihan kita.

Mesin mobil maupun motor memerlukan jenis bensin yang sesuai dengan desain mesin itu sendiri agar dapat bekerja dengan baik dan menghasilkan kinerja yang optimal. Jenis bensin tersebut biasanya diwakili dengan angka / nilai oktan (RON), misalnya Premium ber-oktan 88, Pertamax ber-oktan 92 dan seterusnya.

Semakin tinggi angka oktan, maka harga per liternya pun umumnya lebih tinggi. Namun belum tentu bahwa jika mengisi bensin ber-oktan tinggi pada mesin mobil/motor kita, kemudian akan menghasilkan tenaga yang lebih tinggi juga. Wah jadi bagaimana dong?

Jika kita cermati spesifikasi kendaraan kita (mobil atau motor) pada brosur yang baik akan menampilkan informasi rasio kompresi (Compression Ratio / CR). Nah coba cari brosur yg menampilkan data teknis kendaraan anda. CR ini adalah hasil perhitungan perbandingan tekanan yang berkaitan dengan volume ruang bakar terhadap jarak langkah piston dari titik bawah ke titik paling atas saat mesin bekerja.

Dari informasi spesifikasi brosur tersebut, kita bisa menentukan bahwa mesin mobil timor tersebut memerlukan jenis bensin yang bernilai oktan 92, yaitu bensin Pertamax.
Bagaimana jika diisi bensin dengan oktan lebih rendah?

Bensin dengan oktan rendah lebih mudah terbakar. Semakin tinggi nilai CR pada mesin artinya membutuhkan bensin bernilai oktan tinggi. Mesin berkompresi tinggi membuat bensin cepat terbakar (akibat tekanan yang tinggi), yang akan menjadi masalah adalah, ketika bensin terbakar lebih awal sebelum busi memercikkan api. Saat piston naik ke atas melakukan kompresi, bensin menyala mendahului busi, akibatnya piston seperti dipukul keras oleh ledakan ruang bakar tersebut. Kita sering mendengar istilah “Ngelitik” (pinging/knocking). Bagaimana menggambarkan ‘kejam’nya ngelitik yang dirasakan piston? Ibarat telapak tangan kita ditusuk2 dengan paku… kira-kira begitu. Perlahan namun pasti.. membuat piston seperti permukaan bulan… dan bahkan bisa bolong!..

Saat terjadi ‘ngelitik’, bensin tidak menjadi tenaga yang terpakai. Kerja mesin tidak optimal. Kembali diulang, mesin yang CR nya tinggi, memerlukan bensin yang lambat terbakar. Semakin tinggi nilai CR, bensin harus semakin lambat terbakarnya (oktan tinggi).

Nah, jadi untuk teman-teman, cermati nilai CR mesin mobil/motor kita (bisa intip pada daftar di bawah), isilah bensin yang sesuai untuk mesin tersebut.
Bagaimana kalau diisi bensin dengan oktan lebih tinggi?

Bensin dengan oktan lebih tinggi (pertamax, pertamax plus, dsb), umumnya dilengkapi dengan aditif pembersih, dan sebagainya. Namun tidak banyak memberi penambahan tenaga, jadi angka oktan tinggi bukan artinya lebih ‘bertenaga’.
Karena benefitnya kurang sebanding jika dibanding harganya yang tinggi, maka ujung-ujungnya hanyalah merupakan pemborosan uang saja.

Kesimpulan:
- Dianjurkan mengisi bensin sesuai nilai rasio kompresi. (kecuali ada modifikasi lain).
- Semakin TINGGI nilai oktan, maka bensin semakin lambat terbakar (dikarenakan titik bakarnya lebih tinggi).
- Semakin TINGGI nilai oktan, maka bensin lebih sulit menguap (penguapan rendah)
- Bensin yang gagal terbakar (akibat oktan terlalu tinggi), bisa menyebabkan penumpukan kerak pada ruang bakar atau pada klep.

Solusi Alternatif

Banyak cara untuk menyiasati agar bisa menggunakan bensin Premium pada mesin yang ber-CR tinggi, namun mesin tidak mengalami ‘ngelitik’, antara lain:
- Menambahkan Octane Booster pada bensin (dimasukkan ke tangki bensin)
- Menggunakan katalis untuk menaikkan nilai oktan (biasanya mengandung timbal, tidak ramah lingkungan).
- Merubah derajat waktu pengapian (ignition timing) ke posisi yang lebih lambat (Retard).
- Menggunakan aplikasi water-injection (agak repot untuk perawatannya).
- dan lain-lain.

Fakta…
Pada kenyataannya.. banyak kita lihat, khususnya di SPBU, motor-motor baru yang berkompresi tinggi mengantri panjang di pompa bensin jenis Premium. Faktor ekonomi lebih mendesak ketimbang dampak rusak ke depan pada mesin motornya.. atau memang kurangnya informasi mengenai pemilihan bensin ini.

dicopy paste dari saft7.com

Jika tangki motor anda nyaris kosong

1 komentar, May 27, 2008

Dalam perjalanan, mungkin kita pernah dihadapkan pada situasi dimana bensin mobil atau motor kita ternyata sudah minim, bahkan hingga lampu berlambang pompa bensin menyala atau berkedip.
Beberapa teman saya mengakui jika dihadapkan pada masalah seperti itu pasti sangat panik dan was-was, apalagi jika saat itu sedang dalam kondisi macet dan jauh dari SPBU (pom bensin).

Supaya tidak terjadi hal demikian, sudah pasti kita harus selalu memastikan tangki selalu terisi bensin atau solar (untuk diesel) yang cukup. Minimal sepertiga tangki untuk amannya, sehingga pada saat-saat darurat kita tidak perlu panik karena bensin mau habis.
Tips di atas sudah terlalu umum rasanya, ya…

Coba kita mulai mengenal lebih jauh kendaraan kita, baik itu mobil maupun motor, coba cari tahu berapa sih rata-rata konsumsi bensinnya? 1 liter bensin bisa menempuh berapa kilometer?

Bagaimana cara mengukur konsumsi rata-rata bensin mobil dan motor?

Mobil dan motor, pada dashboard selalu ada Odometer.
Odometer adalah perangkat untuk mencatat jarak yang telah ditempuh oleh suatu kendaraan, cara bekerjanya secara mekanik atau elektronik.
Biasanya odometer sering dikaitkan untuk menentukan kendaraan tersebut jarang digunakan atau sering digunakan pada saat kita akan membeli mobil atau motor bekas. Sialnya odometer ini sering dimanipulasi pedagang mobil bekas agar terlihat mobil atau motor tersebut jarang digunakan :(

Selain Odometer, biasanya dilengkapi juga dengan Tripmeter.
Perbedaannya adalah, Tripmeter bisa di Reset menjadi 0 (nol). Hal ini berguna untuk mengukur jarak tempuh dari lokasi A ke lokasi B.

Nah, dengan memanfaatkan Odometer atau Tripmeter, kita bisa mengukur konsumsi rata-rata bahan bakar mobil atau motor kita secara sederhana.

Langkah-langkahnya sebagai berikut:

1. Datangi SPBU, isi bensin hingga penuh (Full Tank).
2. Sebelum meninggalkan SPBU, catat angka pada Odometer setelah bensin terisi penuh, atau Tekan RESET untuk membuat Tripmeter menjadi 0 (nol).
3. Gunakan mobil atau motor hingga bensin kurang dari setengah tangki atau hingga tinggal sedikit.
4. Datangi SPBU, isi bensin hingga penuh (Full Tank).
5. Catat berapa liter bensin yang diisi hingga penuh tadi.
6. Catat angka pada Odometer atau Tripmeter.

Jika ingin selalu memantau konsumsi bahan bakar kita, lakukan selalu no.1-6 di atas setiap mengisi bensin, tulis dalam buku catatan atau PDA.

Sekarang lanjut dengan perhitungan sederhana…

Angka Odometer saat pengisian terakhir, dikurangi angka Odometer pada saat pengisian sebelumnya, hasilnya dibagi dengan jumlah liter bensin yang diisi pada saat pengisian terakhir.

Untuk contoh di atas, motor Suzuki Shogun 125R saya ternyata rata-rata konsumsi bahan bakarnya 1 liter dapat menempuh jarak hingga 51kilometer. ( Pertamax Plus )

1ltr : 51km atau 51km/liter

TIPS:

Memperkirakan jarak tempuh disaat kondisi kritis.

Mari bermain dengan kondisi kritis, kita coba menghitung berapa jarak tempuh mobil atau motor kita jika bensin di isi fulltank?

Kita perlu mencari tahu berapa kapasitas tangki bensin mobil atau motor kita terlebih dahulu.

Untuk motor saya contohnya begini..

Kapasitas tangki Suzuki Shogun = 4,5 liter
Dikurangi cadangan agar tidak mogok di jalan = 0.3liter
Konsumsi rata-rata bensin = 51km/liter
Perkiraan jarak yang dapat ditempuh jika fulltank adalah = 51km x (4,5 - 0,3) = 219,3km

Untuk mobil saya contohnya begini..

Kapasitas tangki BMW 520i = 81 liter
Dikurangi cadangan agar tidak mogok di jalan = 10 liter
Konsumsi rata-rata bensin = 6 km/liter
Perkiraan jarak yang dapat ditempuh jika fulltank adalah = 6km x (81 - 10) = 426km

Dengan mengetahui hal di atas, maka akan bermanfaat ketika kita mengalami situasi sebagai berikut:

1. Saya akan pergi cukup jauh, kira-kira jarak tempuhnya adalah 40km, maka saya membutuhkan bensin sebanyak 40 : 6 = 6,66 liter.
2. Bensin sudah cukup minim, namun tidak menemukan SPBU selama perjalanan. Jarak yang akan ditempuh sekitar 20km lagi, namun ketika melihat odometer dan catatan sebelumnya saya dapat memperkirakan jarak yang masih dapat ditempuh dengan kondisi bensin saat itu sehingga lebih tenang.
3. Kita bisa menganalisa pemakaian BBM setiap minggunya, apakah minggu ini boros, dan sebagainya.
4. Karena mobil sudah cukup tua, tiba-tiba jarum penunjuk bensin di dashboard mati. Saya tetap bisa memperkirakan jarak yang dapat ditempuh dari jumlah bensin yang saya isi di SPBU. Misalnya saya isi 20liter, maka saya akan reset Tripmeter, dan diperkirakan mobil saya akan dapat menempuh sekitar 100-120km.
5. Jika kita mengetahui persis kapasitas tangki bensin kita, maka kita dapat menilai SPBU mana yang metering nya tidak akurat atau malah bisa dikatakan korupsi.
Silahkan ditambahkan pada form komentar….

TIPS TAMBAHAN:

Umumnya ketika jumlah bensin sudah minimum, indikator berlambang pompa bensin (Tentile Light) akan menyala atau berkedip. Indikator ini juga dapat kita manfaatkan untuk memperkirakan jarak yang masih dapat ditempuh oleh mobil atau motor kita. Tentunya setiap jenis mobil maupun motor akan berbeda-beda pada saat bensin tinggal berapa liter lampu itu akan menyala.

Contohnya, pada motor Suzuki Shogun 125R indikator akan berkedip pada saat bensin tinggal sekitar 0,5 liter. Artinya, saya masih dapat menempuh jarak sejauh sekitar 25 kilometer untuk mencari SPBU.
Untuk mobil BMW 520i e34, indikator akan menyala pada saat bensin tinggal sekitar 8 liter. Artinya, saya masih dapat menempuh jarak sejauh sekitar 48 kilometer untuk mencari SPBU.

Nah setelah kita sudah mengenal mobil atau motor kita, maka kita tidak perlu panik jika bensin nyaris kosong. Kita bisa lebih tenang dan melakukan perhitungan jarak tempuh dan sebagainya.

Semoga bermanfaat.

sumber :
saft7.com

Tips Memilih Kamera Digital

5 komentar, May 25, 2008

Memilih Kamera Digital itu gampang2 susah, berikut ini beberapa tips-nya :

Sesuaikan keperluan Megapixel
Banyak iklan yang mengexpose megapixel, namun banyak juga dari kita tidak mengerti sampai sebesar apa megapixel yang kita butuhkan. Biasanya, semakin besar megapixel dari sebuah kamera, harganya juga akan semakin mahal, namun untuk kualitas gambar, megapixel yang besar tidak menjamin kualitas yang baik. Sebuah kamera digital dengan 2 megapixel sudah cukup untuk foto sehari-hari dan cukup untuk dilihat di layar komputer dan dicetak sampai dengan ukuran 6R. Jika anda berencana membeli kamera dan akan mencetak pada ukuran lebih besar, setidaknya diperlukan 4 megapixel. Selanjutnya jika masih mau mencetak lebih besar lagi, maka megapixel yang semakin besar sangat anda butuhkan. Namun jika dipaksakan, kamera dengan megapixel yang kecil masih bisa mencetak pada ukuran kertas yang besar, namun kadang-kadang hasilnya akan terlihat kabur.

Lanjut baca … »

Page 2 of 3«123»